Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan
Advertisement . Scroll to see content

China Tepis Manfaatkan Wabah Virus Corona terkait Konflik Laut China Selatan

Senin, 25 Mei 2020 - 11:07:00 WIB
China Tepis Manfaatkan Wabah Virus Corona terkait Konflik Laut China Selatan
Wang Yi (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - China menepis memanfaatkan wabah virus corona untuk menegaskan dominasi kepada negara-negara Asia Tenggara terkait konflik perairan di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan, negaranya justru meningkatkan kerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam memerangi virus corona.

"Tidak ada klaim yang mendukung bahwa China memanfaatkan Covid-19 untuk memperluas kehadirannya di Laut China Selatan," kata Wang, dalam jumpa pers di sela Kongres Rakyat Nasional (NPC), dikutip dari The Straits Times, Senin (25/5/2020).

Dia mengatakan, kapal-kapal dan pesawat China bahkan terus menerus menggunakan perairan Laut China Selatan untuk mengirim peralatan medis ke Asia Tenggara dan wilayah lain.

Seperti diketahui, China terlibat konflik terkait wilayah Laut China Selatan dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memperingatkan para menlu ASEAN bahwa China memanfaatkan pandemi untuk semakin agresif menguasai Laut China Selatan.

Beberapa analis menyuarakan pandangan serupa, meskipun mereka lebih cenderung skenario tersebut telah ada sejak sebelum wabah Covid-19.

China pada bulan lalu meningkatkan aktivitas di perairan yang disengketakan dengan membangun dua distrik administratif di Kepulauan Paracel dan Spratly serta memberi nama 80 pulau, terumbu, dan bukit. Sebanyak 55 di antaranya berada di bawah air.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut