Cinta Tak Dibalas, Pria Ini Umbar Foto PRT Sedang Mandi di Medsos

Anton Suhartono ยท Rabu, 16 Januari 2019 - 05:37 WIB
Cinta Tak Dibalas, Pria Ini Umbar Foto PRT Sedang Mandi di Medsos

Ilustrasi (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Pria Bangladesh divonis bersalah dan dihukum 4 bulan penjara oleh pengadilan Singapura, Senin (14/1/2019), karena menyebar foto bugil perempuan sesama pekerja asing.

Motif pria bernama Islam Rokibul (32) menyebar foto perempuan pekerja rumah tangga (PRT) itu karena korban menolak diajak membina hubungan lebih serius dengannya.

Rokibul, bekerja di perusahaan perdagangan kelautan, mengaku bersalah atas dakwaan mengintimidasi serta menyebar foto telanjang melalui internet.

Wakil jaksa penuntut Jaime Pang mengatakan, pelaku dan korban, perempuan 28 tahun yang nama dan kewarganegaraannya tak disebutkan, pertama kali berkenalan melalui Facebook pada tahun lalu. Melalui media sosial itu, mereka berhubungan akrab dan sering berkomunikasi.

Suatu hari, lanjut Jaime, Rokibul melakukan video call dengan sang perempuan. Saat itu, korban sedang mandi sehingga seluruh tubuhnya terlihat dalam percakapan visual tersebut.

Tanpa diketahui, Rokibul mengambil gambar atau screenshoot tubuh korban. Gambar itu kemudian dijadikan media untuk mengancam agar korban mau melanjutkan hubungan ke jenjang lebih serius.

Pada September 2018, sang perempuan menghentikan komunikasi dengan Rokibul. Hal ini membuatnya kalut Rokibul karena sudah terlanjur mencintainya.

Pada 9 September, Rokibul menghubungi korban dan mengancam akan menyebar foto bugilnya, jika menolak melanjutkan hubungan. Namun perempuan itu tidak melayani.

Rokibul mengirim pesan singkat berkali-kali kepada korban berisi ancaman, namun tak direspons juga. Lalu, Rokibul mengunggah tujuh foto telanjang korban ke media sosial IMO hingga tersebar luas.

"Dia melakukan ini untuk mempermalukan korban karena marah dengannya," kata Jaime, dikutip dari The Straits Times, Selasa (15/1/2019).

Korban melapor polisi pada 4 Oktober yang dilanjutkan dengan penangkapan.

Meskipun foto tersebut sudah dihapus dari IMO, namun korban masih mendapat kiriman foto bugilnya dari orang tak dikenal. Bahkan orang itu mengajak berhubungan intim.


Editor : Anton Suhartono