Cucu Nelson Mandela Aktivis Global Flotilla Ungkap Disiksa Pasukan Israel
“Kami ditodong senapan ke dahi, bersandar di dinding untuk membawa dua rekan kami ke sel isolasi,” ujarnya, penuh emosi.
Hendricks melanjutkan ada sekitar 10 hingga 12 tahanan perempuan di sel mereka, namun tentara Israel membalas dengan kekerasan bruta.
“Mereka adalah pasukan penjajah Zionis yang tidak mengenal belas kasih selain kekerasan,’’ tuturnya.
Hendricks menambahkan, para tahanan Muslimah juga dilarang mengenakan jilbab selama di penjara, menggambarkannya sebagai bentuk kebencian militer Zionis dan anti-Muslim.
"Saya telah mengenakan jilbab sejak usia 11 tahun," katanya.
Aktivis Afsel lainnya, Zaheera Soomar, menegaskan tidak menyesal bergabung dengan misi kemanusiaan GSF untuk berusaha menembus blokade Israel dan mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.