Daftar Senjata Maut Rusia yang Menghancurkan Wilayah dalam Sekejap
Keunggulan senjata ini adalah, roket dapat diluncurkan satu demi satu maupun secara bersamaan dalam waktu enam hingga 12 detik. Hasil dari ledakan ini bisa membuat orang-orang meninggal dunia karena pendarahan internal dan tersedotnya udara dari paru-paru. Selain itu, hasil ledakan menggunakan peluncur roket ini dapat menghancurkan berbagai bangunan.
Bom vakum adalah bahan peledak yang menghasilkan ledakan besar di udara. Bom ini merupakan senjata termobarik yang terdiri atas wadah bahan bakar dengan dua bahan peledak terpisah. Bom ini dapat diluncurkan dari pesawat ataupun sebagai roket.
Jika diluncurkan dari roket, bahan peledak pertama menyebarkan aerosol seperti bensin yang menguap. Muatan kedua lalu menimbulkan kabut aerosol, menciptakan ledakan besar, nyala api, gelombang tekanan besar dan oksigen sekitar akan tersedot.
Ledakan itu akan menghancurkan bangunan dan mematikan manusia. Terkait penggunaan bom tersebut, tidak ada hukum internasional yang melarang penggunaannya dalam peperangan. Kendati demikian, penggunaan senjata terhadap warga sipil tetap dilarang oleh Konvensi Jenewa karena dianggap sebagai kejahatan perang.
Rudal Kalibr
Rudal ini digunakan Rusia pada hari pertama invasi ke Ukraina. Rudal Kalibr adalah rudal jelajah yang oleh NATO dinamai SS-N-30A. Senjata ini berjenis rudal jelajah serangan darat (LACM) dari Rusia dan versi perbaikannya dinamai 3M-14E “Club” LACM. Rudal ini pernah dipakai untuk penyerangan ISIS di Suriah pada 2015.