Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ini Genap Sepekan Gunung Anak Krakatau Erupsi, Apa Saja yang Sudah Terjadi?
Advertisement . Scroll to see content

Dahsyat! Kerugian Rata-Rata akibat Bencana Alam Global Capai Rp8.000 Triliun Setiap Tahun

Senin, 07 September 2026 - 03:05:00 WIB
Dahsyat! Kerugian Rata-Rata akibat Bencana Alam Global Capai Rp8.000 Triliun Setiap Tahun
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Bencana alam di seluruh dunia menyebabkan kerugian rata-rata 450 miliar dolar AS atau hampir Rp8.000 triliun setiap tahun.

Laporan surat kabar Inggris Financial Times (FT), mengutip data Verisk, perusahaan analisis data dan penilaian risiko yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Senin (7/9/2026), mengungkap angka kerugian tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan masa lalu.

Kondisi itu mencerminkan dampak parah dari perubahan iklim serta perluasan wilayah kota yang semakin besar, sehingga menempatkan lebih banyak bangunan dalam risiko terdampak bencana.

Menurut penelitian Verisk, sebesar 62 persen kerugian bencana global tidak diasuransikan. Artinya, rumah tangga, bisnis, dan pemerintah mengalami kerugian yang tidak diasuransikan rata-rata sekitar 279 miliar dolar per tahun. Angkanya jauh lebih besar lagi pada tahun-tahun tertentu yang terjadi bencana dahsyat.

Menurut laporan tersebut, 2025 menandai tahun keenam berturut-turut di mana nilai kerugian yang diasuransikan secara global melebihi 100 miliar dolar AS.

Untuk menghadapi kenaikan biaya, perusahaan asuransi mulai memperketat ketentuan polis dan mengecualikan sejumlah risiko dari perlindungan standar.

Sejumlah perusahaan asuransi besar bahkan berhenti memperpanjang polis di beberapa wilayah yang dianggap memiliki risiko bencana tinggi.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut