Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Sinabung Naik Level Siaga, BNPB Minta Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Masih Dominasi Bencana, Riau Paling Luas Capai 18.882 Hektare

Sabtu, 05 September 2026 - 17:42:00 WIB
Karhutla Masih Dominasi Bencana, Riau Paling Luas Capai 18.882 Hektare
Ilustrasi karhutla masih mendominasi bencana di Indonesia. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi kejadian bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026). BNPB mencatat kejadian terbaru mulai dari Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Jawa Timur hingga Sulawesi Tengah.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan karhutla masih menjadi perhatian karena terjadi di sejumlah daerah dengan luasan lahan terdampak yang cukup besar.

“Kejadian baru karhutla dilaporkan di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (04/09). Kebakaran berdampak pada sekitar 17,81 hektare lahan. Wilayah terdampak meliputi Desa Buding di Kecamatan Kelapa Kampit, Desa Padang di Kecamatan Manggar serta Desa Sukamandi di Kecamatan Damar,” ujarnya melalui keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Karhutla juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (3/9/2026) malam. Api berdampak pada sekitar 8,5 hektare lahan yang tersebar di Desa Air Putih, Kelurahan Sungai Daeng, Desa Air Belo dan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok.

Di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kebakaran terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 08.10 WITA. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 9 hektare. Rinciannya, sekitar 8 hektare berada di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, dan sekitar 1 hektare di Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut