Dana Perbatasan Ditolak, Trump Akan Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 15 Februari 2019 - 09:04 WIB
Dana Perbatasan Ditolak, Trump Akan Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Presiden AS Donald Trump akan umumkan keadaan darurat nasional. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengumumkan keadaan darurat nasional untuk mendanai tembok perbatasan dengan Meksiko. Hal itu dinyatakan pihak Gedung Putih.

Trump akan menandatangani RUU keamanan perbatasan untuk mencegah penutupan pemerintahan, namun dia juga akan menggunakan dana militer untuk membangun tembok.

"Presiden sekali lagi memenuhi janjinya untuk membangun tembok, melindungi perbatasan, dan mengamankan negara besar kita," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan BBC, Jumat (15/2/2019).

"Presiden akan mengambil tindakan eksekutif lainnya -termasuk keadaan darurat nasional- untuk memastikan kami menghentikan keamanan nasional dan krisis kemanusiaan di perbatasan".

Kongres harus terlebih dahulu meloloskan RUU sebelum ditandatangani oleh presiden.

Membangun tembok perbatasan merupakan janji utama Trump saat kampanye, namun sejauh ini belum bisa terealisasi lantaran dana yang tak kunjung diberikan.

Ketika Trump memperingatkan bahwa dia mungkin mengumumkan darurat nasional tahun ini, beberapa politikus Republik berpendapat itu akan menjadi preseden yang berbahaya.

Namun, berbicara di lantai Senat pada Kamis kemarin, Pemimpin Mayoritas Republik Mitch McConnell menunjukkan dukungannya untuk langkah tersebut.

"Presiden mengambil tindakan dengan cara apa pun yang dia bisa dia gunakan secara hukum untuk meningkatkan upayanya mengamankan perbatasan," kata McConnell.

Politikus senior Demokrat menanggapi hal itu dengan menuduhnya melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan tindakan melanggar hukum.

Dengan pemungutan suara 83-16, Senat pada Kamis kemarin mengesahkan RUU keamanan perbatasan, yang sekarang akan diajukan ke DPR.

RUU, yang disahkan oleh Senat yang dikuasai Partai Republik, akan diserahkan ke DPR yang dipimpin Demokrat untuk persetujuan akhir Kongres. Meski RUU itu juga memuat pendanaan untuk pagar dan bentuk keamanan perbatasan lainnya, namun tidak ada dana tembok perbatasan yang diminta Trump.

Sementara itu, Ketua DPR Nancy Pelosi mengusulkan jeratan hukum dari Demokrat seandainya presiden membuat deklarasi darurat nasional.

Dia dan pemimpin Demokrat Senat Chuck Schumer juga mengeluarkan pernyataan bersama yang sangat mengutuk tindakan itu.

"Mendeklarasikan keadaan darurat nasional akan menjadi tindakan yang melanggar hukum, penyalahgunaan yang kejam atas kekuasaan kepresidenan, dan upaya putus asa untuk mengalihkan perhatian dari kenyataan bahwa Presiden Trump melanggar janji intinya untuk meminta Meksiko membayar temboknya," kata mereka.

"Dia tidak bisa meyakinkan Meksiko, rakyat Amerika, atau wakil-wakil mereka yang terpilih untuk membayar temboknya yang tidak efektif dan mahal, jadi sekarang dia sedang mencoba menjalankan putaran di sekitar Kongres dalam upaya putus asa untuk menempatkan pembayar pajak pada kaitannya untuk hal itu."

Sebelumnya, Trump dan Kongres tak menemukan kata sepakat soal tembok sehingga memicu penutupan sebagian pemerintahan federal selama 35 hari. Trump mendesak agar DPR meloloskan permiantaan dana 5,7 miliar dolar AS untuk pembangunan tembok perbatasan pada Desember lalu.

 


Editor : Nathania Riris Michico