Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal
Selain roket anti-tank, kepolisian Israel juga menemukan peningkatan penggunaan drone dan senjata militer oleh geng-geng kriminal. Salah satu kasus terjadi di Nazareth pekan ini ketika sebuah granat tangan dijatuhkan dari drone.
Data kepolisian menunjukkan penggunaan granat tangan dalam aksi kriminal meningkat tajam. Jumlah kejahatan yang melibatkan granat tangan melonjak dari 75 kasus pada 2023 menjadi 988 kasus pada 2024, atau hampir tiga kejadian setiap hari.
Penyelidikan unit Lahav 433 kepolisian Israel juga mengungkap aktivitas mencurigakan terkait pembelian drone. Perusahaan-perusahaan di komunitas Badui diketahui membeli ratusan drone pengangkut kargo berukuran besar menggunakan faktur palsu.
Namun, keberadaan drone-drone tersebut hingga kini belum diketahui. Pihak berwenang juga belum berhasil memetakan lokasi penggunaannya.
Kepolisian, militer, badan intelijen dalam negeri Shin Bet, serta sejumlah lembaga keamanan Israel kini menilai skala ancaman yang ditimbulkan oleh peredaran senjata dan drone tersebut.
Mereka juga tengah mengembangkan metode untuk menghadapi penggunaan drone dan persenjataan militer oleh kelompok kriminal di dalam negeri.
Editor: Anton Suhartono