Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Tuduh Pejabat Lebanon Budak Israel, Kenapa?
Advertisement . Scroll to see content

Darurat! Palestina Serukan Perlindungan Masjid Al Aqsa dari Serbuan Pemukim Israel

Senin, 07 Juli 2025 - 06:38:00 WIB
Darurat! Palestina Serukan Perlindungan Masjid Al Aqsa dari Serbuan Pemukim Israel
penyerbuan oleh pemukim Yahudi ilegal terhadap Masjid Al Aqsa semakin mengkhawatirkan (Foto: Quds News)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Penggerudukan atau penyerbuan oleh pemukim Yahudi ilegal terhadap Masjid Al Aqsa semakin mengkhawatirkan. Ratusan, bahkan ribuan umat Yahudi semakin sering menyerbu Masjid Al Aqsa setiap hari dan melakukan ritual ibadah, padahal jelas-jelas dilarang oleh hukum internasional.

Pemerintah Otoritas Palestina pun memperingatkan meningkatnya intrusi oleh pemukim ilegal Israel.

Kementerian Luar Negeri Pelestina menyatakan penggerudukan oleh pemukim ilegal memiliki konsekuensi serius pada status quo historis dan hukum tempat suci ketiga bagi umat Islam yang berada di Yerusalem Timur tersebut.

"Yerusalem Timur adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Palestina yang diduduki dan merupakan ibu kota Negara Palestina," bunyi permyataan Kemlu Palestina, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (7/7/2025).

Kemlu menyerukan kepada PBB dan badan-badan di bawahnya untuk ikut bertanggung jawab jawab dan melalukan upaya mendesak untuk menyelamatkan Kota Yerusalem termasuk tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen, terutama Masjid Al Aqsa.

Selain itu Kemlu mendesak tindakan segera untuk melindungi Yerusalem Timur.dari rencana eskalasi sepihak penjajah Israel.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengungkal, pemukim ilegal Israel melakukan sedikitnya 25 penggerebekan di Masjid Al Aqsa selama Juni. 

Selain itu pasukan Israel menutup Gereja Makam Suci selama 11 hari serta melarang umat Kristiani beribadah di dalamnya dengan dalih masalah keamanan.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel 1967. Israel kemudian mencaplok seluruh wilayah itu pada 1980 dalam tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut