Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Di Austria, Mahathir Mohamad Sebut Israel Negara Penjahat

Rabu, 23 Januari 2019 - 16:47:00 WIB
Di Austria, Mahathir Mohamad Sebut Israel Negara Penjahat
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WINA, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menegaskan penolakannya atas kedatangan atlet Israel ke negaranya untuk mengikuti Para Swimming Championship.

Menurut Mahathir, Malaysia tidak dapat menerima para atlet tersebut karena berasal dari negara penjahat. Hal itu disampaikannya kepada para jurnalis di acara Lembaga Anti Korupsi Internasional (IAACA) di Vienna International Centre (VIC), Wina, Austria, Selasa (22/1/2019) malam.

Orang yang tidak diinginkan, kata dia, harus ditolak, apalagi jika dicurigai menjadi teroris.

"Kita tidak mau mengadakan urusan apa pun dengan Israel termasuk rakyatnya. Jika mereka ingin bertanding dalam olahraga mereka boleh pergi ke negara lain. Tetapi bagi Malaysia, mereka datang dari sebuah negara penjahat, kita tidak dapat menerima mereka," ujaranya.

Lebih lanjut, pria 93 tahun yang menjadi perdana menteri sejak 1980-an itu mengatakan, Malaysia berhak menentukan siapa yang dibolehkan masuk dan tidak ke negaranya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut