NEW YORK, iNews.id - Boeing meluncurkan versi terbaru dari 737 Max kendati pesawat jenis itu tetap di-grounded secara global setelah terlibat dalam dua kecelakaan mematikan. Tipe terbaru itu adalah 737 Max 10.
Dilaporkan AFP, Sabtu (23/11/2019), para pejabat Boeing meluncurkan 737 Max 10 pada upacara perusahaan di pabrik Boeing's Renton, Washington, dan merilis foto pesawat putih dan biru yang dihiasi logo Boeing.
Perang Membayangi, Trump dan Maduro Berbicara Melalui Telepon Rahasia
Boeing membatasi pengiriman pesawat baru dan memangkas tingkat produksinya saat perusahaan berupaya memuaskan regulator bahwa Max aman.
Perusahaan mengumumkan pesanan baru untuk Max awal pekan ini di sebuah pertunjukan udara di Dubai. Para analis memperingatkan bahwa prospek perusahaan akan tetap kabur sampai regulator mengizinkan Max melanjutkan layanan.
Maskapai Amerika Ramai-Ramai Ogah Pakai Boeing 737 MAX
Max 10, yang lebih besar dari versi sebelumnya, akan berisi sistem penanganan penerbangan terbaru. Sistem itu diklaim sebagai versi perbaikan dari sistem sebelumnya yang diyakini menjadi faktor kunci dalam kedua tabrakan.
Mekanismenya, Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS), sudah disesuaikan untuk memberikan pilot kontrol lebih. Namun regulator, termasuk Administrasi Penerbangan Federal (FAA), belum menandatangani perubahan.
Boeing: Pesawat 737 Max Diperkirakan Bisa Mengudara Lagi Januari 2020
Boeing menyatakan awal bulan ini bahwa mereka berharap mendapat lampu hijau dari regulator sebelum akhir tahun. Namun, perusahaan masih menunda estimasi dimulainya kembali penerbangan komersial hingga Januari demi melangsungkan pelatihan bagi pilot.
Max 10 memiliki 230 kursi, sekitar 20 lebih banyak dari versi yang jatuh dalam penerbangan nahas Lion Air dan Ethiopian Airlines.
Editor: Nathania Riris Michico
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku