Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!
Advertisement . Scroll to see content

Diancam Bom, Pesawat dari Israel Mendarat Darurat di Bulgaria

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:41:00 WIB
Diancam Bom, Pesawat dari Israel Mendarat Darurat di Bulgaria
Pesawat maskapai Austrian Airlines rute Tel Aviv, Israel-Wina, Austria, mendarat darurat di Bulgaria setelah mendapat ancaman bom (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

BRUSSELS, iNews.id - Pesawat maskapai Austrian Airlines rute Tel Aviv, Israel-Wina, Austria, mendarat darurat di Bulgaria setelah mendapat ancaman bom, Minggu (18/10/2026) malam waktu setempat. Pesawat Airbus A320 itu mendarat di bandara Ibu Kota Sofia dengan pengawalan jet tempur.

Portal berita Isael Ynet melaporkan, pesawat dengan nomor penerbangan OS82 itu membawa 51 penumpang dan 6 kru.

Ancaman bom diterima dari seorang warga Austria yang menyebut ada bom di dalam pesawat setelah lepas landas dari Israel.

Namun orang yang melaporkan ancaman tersebut tidak berada di dalam pesawat.

Kementerian Perhubungan Bulgaria menyatakan, kru pesawat menerima peringatan bom saat terbang di dekat perbatasan Rumania kemudian memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Sofia.

Setelah pilot melaporkan kondisi darurat, Kementerian Pertahanan Bulgaria mengerahkan jet tempur MiG-29 untuk mengawal pesawat ke bandara Sofia berkoordinasi dengan Pusat Operasi Udara Gabungan NATO di Spanyol.

Penumpang langsung dievakuasi setelah mendarat, sementara otoritas Bulgaria memeriksa pesawat. Namun setelah penyisiran tak ditemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan lainnya.

Di antara penumpang dalam pesawat itu adalah delegasi anak muda yang akan berpidato di Markas Besar PBB Jenewa, Swiss.

Insiden ini terjadi setelah ancaman serupa melibatkan pesawat Delta Air Lines dari New York menuju Tel Aviv, Israel, pada Selasa pekan lalu.

Penumpang dievakuasi dan pesawat dipindahkan ke area terpencil untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi ancaman bom itu palsu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut