Dinobatkan, Ini Sumpah Kaisar Jepang Naruhito
TOKYO, iNews.id - Kaisar Jepang Naruhito resmi dinobatkan di istana kekaisaran di Tokyo, Selasa (22/10/2019), disaksikan lebih dari 180 kepala negara serta utusan internasional.
Pria 59 tahun itu bersumpah akan menjalankan tugasnya sebagai simbol negara setelah melanjutkan tampuk kekuasaan dari ayahnya, Akihito, yang memutuskan mundur karena masalah kesehatan.
Naruhito naik takhta pada 1 Mei setelah ayahnya, Akihito, menyerahkan jabatan sehari sebelumnya. Ini merupakan pertama kalinya dalam 2 abad terakhir seorang kaisar mengajukan pengunduran diri karena biasanya menjabat sampai akhir hayat.
"Saya bersumpah akan bertindak berdasarkan konstitusi dan memenuhi kewajiban sebagai simbol negara dan kesatuan rakyat," kata Naruhito, ketika menyampaikan pernyataan di depan sekitar 2.000 tamu, dikutip dari Reuters.
Ulangi Pidato Terakhir Sang Ayah, Kaisar Naruhito Berdoa bagi Perdamaian Dunia
Dia juga menyatakan harapan sepenuh hati bahwa Jepang akan terus berkembang dan memberi sumbangan pada persahabatan dan perdamaian masyarakat internasional.
"Serta bagi kesejahteraan dan kemakmuran manusia melalui kebijaksanaan rakyat dan upaya yang tak pernah henti," tuturnya.
Naik Takhta, Kaisar Naruhito Janji Jadi Simbol Persatuan Jepang
Naruhito juga merupakan kaisar Jepang pertama yang lahir pasca-Perang Dunia II. Kakeknya, Hirohito, yang membawa Jepang terlibat dalam PD II, sangat dihormati. Saat itu kaisar memiliki peran politik yang kuat.
Namun predikat istimewa Hirohito tak berlangsung lama dan harus ditinggalkan setelah Jepang menelan kekalahan pada 1945 sekaligus menadai berakhirnya PD II. Kaisar Jepang di masa modern ini tidak punya kewenangan politik.
Jepang Punya Kaisar Baru
Editor: Anton Suhartono