Ditemukan Lagi Virus Corona Varian Baru, Berbeda dengan Strain Inggris dan Afrika Selatan
Pada Rabu malam, Menteri Kesehatan Afrika Selatan mengumumkan tingkat penyebaran Covid-19 yang mengkhawatirkan. Negara itu mengonfirmasi penambahan lebih dari 14.000 kasus baru pada Selasa yang merupakan rekor tertinggi. Sekitar 400 di antaranya meninggal dunia.
Makalah penelitian yang diungkap The Associated Press menyebutkan, varian baru di Nigeria ditemukan pada dua sampel pasien yang dikumpulkan pada 3 Agustus dan 9 Oktober di Negara Bagian Osun.
"Tidak seperti varian yang terlihat di Inggris, kami belum mengamati peningkatan begitu cepat dari garis keturunan di Nigeria dan belim ada bukti yang menunjukkan varian P681H berkontribusi pada meningkatnya kasus penularan di Nigeria," bunyi laporan.
Kabar ini muncul saat kasus infeksi melonjak untuk gelombang baru di beberapa negara Afrika.
Varian baru di Afrika Selatan saat ini menjadi yang dominan, di mana jumlah total kasusnya mendekati 1 juta penderita. Hanya saja, varian baru Covid-19 di Afrika Selatan belum tentu memicu penyakit lebih parah, demikian halnya dengan strain di Inggris.