Dituduh Ngutil, Politikus Cantik Keturunan Iran Ini Mundur dari Parlemen Selandia Baru
Ghahraman diperkirakan akan menghadiri sidang perdana di pengadilan pada 1 Februari.
Menurut AFP, Ghahraman yang kelahiran Iran itu pindah ke Selandia Baru saat masih kecil bersama keluarganya ketika mereka diberikan suaka politik. Setelah merampungkan studi di bidan hukum, dia menjadi pengacara hak asasi manusia PBB yang bekerja di pengadilan pidana internasional sebelum mulai duduk di Parlemen Selandia pada 2017. Dengan begitu, dia sudah menjadi anggota legislatif di negeri kiwi selama enam tahun.
Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan stres terkait pekerjaan telah membuatnya bertindak dengan cara yang benar-benar di luar karakternya. Ghahraman pun mengakui bahwa dia tidak memenuhi standar yang diharapkan ada pada diri seorang politisi Selandia Baru. Karena itu, dia memerlukan waktu untuk mengatasi kesehatan mentalnya.
Salah satu pemimpin Partai Hijau, James Shaw mengatakan, tekanan terhadap Ghahraman terus meningkat sejak menjadi anggota parlemen. “Golriz sendiri terus-menerus menjadi sasaran ancaman kekerasan seksual, kekerasan fisik, ancaman pembunuhan, sejak hari dia terpilih,” kata Shaw kepada wartawan, Selasa kemarin.
Editor: Ahmad Islamy Jamil