Dokter Muda Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19 Meninggal Dunia
RIO DE JANEIRO, iNews.id - Seorang relawan di Brasil yang berpartisipasi dalam uji klinis vaksin Covid-19 buatan Universitas Oxford, Inggris, dan AstraZeneca, meninggal dunia. Ini merupakan kasus kematian pertama di dunia terkait uji coba vaksin virus corona.
Meski demikian hasil penyelidikan independen terkait kasus kematian itu menyebutkan, tidak ada masalah keamanan dalam pengujian vaksin Oxford-AstraZeneca sehingga uji coba tetap akan dilanjutkan. Sang dokter diketahui juga menerima plasebo.
Laporan media lokal Brasil menyebutkan, relawan yang meninggal merupakan dokter berusia 28 tahun yang bekerja di garis depan menangani pasien Covid-19.
Dia merupakan dokter muda yang merawat pasien Covid-19 sejak Maret di unit gawat darurat dan ICU dua rumah sakit Kota Rio de Janeiro. Pria itu lulus sekolah kedokteran tahun lalu dan dalam kondisi sehat sebelum tertular virus corona.
Anggaran Per Uji Klinis Vaksin Covid-19 Rp40 Miliar
"Setelah penyelidikan yang cermat atas kasus di Brasil ini, tidak ada kekhawatiran tentang keamanan uji klinis. Tinjauan independen, selain regulator Brasil, merekomendasikan agar uji coba tersebut dilanjutkan," demikian pernyataan Oxford, seperti dilaporkan kembali AFP, Kamis (22/10/2020).
Sementara itu AstraZeneca menyatakan tidak dapat memberikan rincian mengenai kematian sukarelawan tersebut karena faktor kerahasiaan medis. Mereka hanya memastikan tidak ada kekhawatiran tentang keamanan vaksin sehingga uji coba bisa dilanjutkan.
Uji Coba Klinis Vaksin Covid-19 Oxford Dihentikan Sementara Setelah Sukarelawan Sakit
Regulator kesehatan Brasil, Anvisa, sudah diberitahu mengenai kasus tersebut pada 19 Oktober.