Domba yang Pernah Bikin Heboh Dunia karena Memiliki Bulu Terberat di Dunia Mati

Anton Suhartono ยท Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:36 WIB
Domba yang Pernah Bikin Heboh Dunia karena Memiliki Bulu Terberat di Dunia Mati

Chris domba dengan bulu terberat di dunia mati di usia 10 tahun (Foto: AFP)

SYDNEY, iNews.id - Chris, seekor domba dari Australia yang pernah membuat heboh internasional pada 2015 karena bulu wolnya yang lebat, mati pada Selasa (22/10/2019).

Penjaga mendapati Chris sudah tak bernyawa pada pagi hari. Chris mati di usia 10 tahun, umur yang terbilang lanjut untuk ukuran domba.

Pendiri sekaligus wakil presiden Cagar Alam Little Oak, Kate Luke, mengatakan, domba tersebut mati karena faktor usia. Chris diketahui tak sedang mengalami sakit.

"Kami terpukul karena kehilangan sosok yang manis, bijak, dan ramah ini. Chris dikenal sebagai pemegang rekor dunia karena mampu menumbuhkan bulu terberat dalam catatan," demikian pernyataan cagar alam dari akun Facebook, seperti dikutip dari Reuters.

"Dia jauh lebih berarti dari ini, sangat jauh, dan kita akan mengenang atas semuanya di masa lalu, sebagai seseorang, bukan sesuatu."

Chris bukan domba yang dipelihara sejak kecil di lahan peternakan, melainkan ditemukan di pinggiran ibu kota Australia, Canberra, pada 2015.

Saat itu ditemukan dalam kondisi tertarih-tatih karena bulunya yang sangat lebat, bahkan nyaris menutupui wajah. Saat itu diketahui bulu wolnya itu tak pernah dicukur selama 5 tahun.

Setelah dicukur dan ditimbang bulu Chris seberat 40,2 kilogram dengan nilai untuk penghitungan saat ini sekitar 413 dolar AS atau sekitar Rp5,7 juta.

Bobot itu menempatkan Chris sebagai domba dengan bulu terberat di dunia, mengalahkan Big Ben asal Selandia Baru dengan berat bulu 29 kg pada 2014.

Editor : Anton Suhartono