Dubes Saudi untuk AS yang Juga Kakak MBS Kembali ke Washington
WASHINGTON, iNews.id - Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat (AS) Khalid bin Salman yang juga kakak dari Putra Mahkota Pangeran Muhammed bin Salman (MBS) kembali ke Washington.
Khalid meninggalkan Washington beberapa hari setelah jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.
"Yang Mulia Duta Besar sudah berada di Washington," kata juru bicara Kedubes Saudi di AS, Fatimah Baeshen, dikutip dari AFP, Kamis (6/12/2018).
Kepulangan Khalid ke Saudi sempat memunculkan pertanyaan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS, apakah terkait dengan kematian Khashoggi atau bukan. Setelah ini kemlu akan meminta keterangan dari kedubes.
MBS menjadi sorotan di AS karena namanya disebut-sebut terlibat dalam pembunuhan. Khashoggi meninggalkan Saudi sejak September 2017 karena mencapat ancaman atas kritikannya terhadap MBS lalu menetap di Virginia, AS.
Khalid membatah adiknya terlibat dalam pembunuhan. Hal ini diperkuat dengan penyelidikan oleh kejaksaan bahwa perintah membunuh Khashoggi bukan datang dari MBS, melainkan pejabat intelijen.
Tak hanya itu, laporan The Washington Post pada pertengahan November lalu, mengutip pernyataan pejabat AS, menyebut, Khalid membujuk Khashoggi untuk pergi ke Turki sebelum pembunuhan. Namun laporan media itu disangkalnya.
Dia pun meminta Pemerintah AS mengungkap siapa pejabat yang menyatakan hal itu.
“Saya tak pernah berbicara dengannya melalui telepon dan tentu saja tak pernah memintanya pergi ke Turki untuk alasan apa pun,” kata Khalid.
Khalid menjelaskan, kontak terakhir dirinya dengan Khashoggi terjadi setahun lalu yakni pada 26 Oktober 2017. Itu pun bukan melalui telepon, melainkan pesan tertulis. Dia mengakui pernah bertemu Khashoggi pada September 2017 untuk berdiskusi. Setelah itu tak ada lagi pertemuan, melainkan komunikasi melalui pesan singkat.
Editor: Anton Suhartono