Duh, 9 dari 10 Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Alami Efek Samping

Antara ยท Rabu, 30 September 2020 - 05:05 WIB
Duh, 9 dari 10 Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Alami Efek Samping

Ilustrasi pasien sembuh dari Covid-19. (Foto: Istimewa)

SEOUL, iNews.id – Sembilan dari sepuluh pasien yang sembuh dari Covid-19 dilaporkan mengalami berbagai efek samping. Di antara bentuk efek samping itu seperti kelelahan, dampak psikologis, dan kehilangan indera penciuman dan perasa, menurut riset awal di Korea Selatan.

Hasil riset itu terungkap di saat kematian global akibat Covid-19 menembus 1 juta jiwa pada Selasa (29/9/2020). Jumlah kematian tersebut menjadi tonggak sejarah kelam terkait pandemi virus corona, yang telah melumpuhkan ekonomi global; membuat sistem kesehatan kewalahan,dan; mengubah cara hidup masyarakat.

Menurut survei daring terhadap 965 pasien sembuh Covid-19, sebanyak 879 pasien atau 91,1 persen mengaku bahwa mereka mengalami setidaknya satu efek samping akibat penyakit tersebut. Temuan itu disampaikan oleh pejabat Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KCDA), Kwon Jun Wook, saat konferensi pers, kemarin.

Kelelahan menjadi efek samping yang paling umum dirasakan para pasien Covid-19 yang sembuh, yakni mencapai 26,2 persen. Efek samping berikutnya diikuti oleh kesulitan berkonsentrasi dengan persentase 24,6, kata Kwon.

Sementara itu, efek samping lainnya meliputi dampak psikologis atau mental dan hilangnya indera penciuman dan perasa.

Profesor penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Kyungpook di Daegu, Kim Shin Woo, meminta tanggapan dari 5.762 pasien sembuh di Korea Selatan dan 16,7 persen di antaranya berpartisipasi dalam survei tersebut.

Sementara, riset saat ini dilakukan secara daring. Kepala riset Kim akan segera memublikasikan hasil riset beserta perinciannya.

Kwon mengatakan, Korea Selatan juga sedang melakukan riset terpisah bersama 16 organisasi medis mengenai potensi komplikasi penyakit melalui analisis detail yang melibatkan CT scan pada pasien sembuh tahun depan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil