Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat 4 4 3, Lengkap Bacaan Niat dan Doanya
Advertisement . Scroll to see content

Durasi Puasa Ramadan di Eropa Lebih Pendek hanya 11-an Jam, Kenapa?

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:14:00 WIB
Durasi Puasa Ramadan di Eropa Lebih Pendek hanya 11-an Jam, Kenapa?
Tahun ini durasi puasa Ramadan di sejumlah negara belahan bumi utara terbilang lebih singkat (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Mengapa Bisa Berubah Setiap Tahun?

Ramadan ditentukan berdasarkan kalender hijriah yang mengikuti peredaran bulan. Satu tahun hijriah lebih pendek sekitar 10 sampai 12 hari dibanding kalender masehi. Karena itu, Ramadan terus bergeser setiap tahun.

Pergerakan ini membuat Ramadan berpindah-pindah musim dalam siklus sekitar 33 tahun. Saat ini, Ramadan berada di periode musim dingin di belahan bumi utara, sehingga durasi puasa lebih singkat. 

Sebaliknya di Belahan Selatan

Berbeda dengan utara, negara-negara di belahan bumi selatan justru mengalami durasi puasa lebih panjang karena masih berada di periode musim panas atau akhir musim panas.

Beberapa negara dengan durasi puasa terpanjang antara lain:

1. Selandia Baru (Christchurch) – 15 jam 22 menit

2. Cile (Puerto Montt) – 15 jam 13 menit

3. Australia (Canberra) – 14 jam 48 menit

4. Uruguay (Montevideo) – 14 jam 42 menit

5. Argentina (Buenos Aires) – 14 jam 42 menit

Meski demikian, durasi puasa di selatan juga akan terus berkurang mendekati akhir Ramadan seiring perubahan posisi matahari.

Perbedaan durasi puasa ini sepenuhnya merupakan fenomena astronomi yang berkaitan dengan rotasi bumi dan kemiringan sumbu bumi terhadap matahari. Saat Ramadan kembali jatuh pada musim panas di belahan bumi utara beberapa tahun mendatang, durasi puasa di wilayah tersebut akan kembali panjang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut