Elon Musk Terkejut Namanya Sempat Muncul di Situs Web Daftar Pembangkang Ukraina
WASHINGTON, iNews.id - Bos SpaceX dan Tesla Elon Musk prihatin dirinya masuk dalam daftar orang tak bersahabat dengan Ukraina. Musk masuk dalam daftar situs web Mirotvorets yang berarti Pencipta Perdamaian, berisi orang-orang yang dianggap pro-Rusia. Beberapa orang yang masuk dalam daftar itu benasib tragis, dibunuh secara keji, salah satunya jurnalis Rusia Darya Dugina.
Namun nama miliarder terkaya di dunia itu kemudian hilang dari daftar. Musk disebut dalam daftar setelah mengancam akan memotong dana untuk layanan internet satelit Starlink yang kini digunakan militer Ukraina dalam perang melawan Rusia.
“Apakah daftar ini sungguhan? Apa URL-nya?” kata Musk, dalam cuitan, setelah ditanya jurnalis independen Eva Karene Bartlett.
Pada Jumat lalu, Bartlett membagikan tangkapan layar yang menunjukkan Musk dimasukkan dalam daftar hingga menjadi viral.
Puas setelah Rusia Serang Ukraina Habis-Habisan, Presenter TV Ini Menari di Balkon
"Saya telah berbicara dan menulis tentang daftar ini bertahun-tahun. Setelah saya masuk dalam daftar itu pada 2019, sekarang Musk yang masuk di dalamnya, setelah Roger Waters dan lainnya, mungkin daftar 'pencipta perdamaian' itu akan terbunuh... ," kata Bartlett, di media sosial, seperti dilaporkan kembali RT, Minggu (16/10/2022).
Nama Musk hilang pada Sabtu. Belum jelas mengapa nama itu muncul hanya sebentar di Mirotvorets. Namun pada hari itu juga Musk mengubah rencananya dengan mengatakan akan terus memberikan layanan Starlink secara gratis kepada Ukraina.
Bintang Rock Inggris Roger Waters Ngaku Jadi Target Pembunuhan gegara Dukung Rusia
Media Ukraina melaporkan pencantuman nama Musk itu hoaks, menyebutnya sebagai ulah Rusia.
Sementara itu para follower Musk di Twitter mengungkapkan keterkejutan. Bukan karena Musk masuk dalam daftar, melainkan sang miliarder belum mengetahui soal situs web tersebut.
Netizen pun membombardir posting-an Musk dengan mencantumkan beberapa tokoh terkenal yang pernah masuk di dalamnya, bahkan sudah mendapat tanda "dimusnahkan" atau terbunuh.
Musk kemudian mengaku khawatir setelah mencari tahu tentang Mirotvorets dari Wikipedia.
Situs web itu dibuat sejak 2014 setelah Semenanjung Krimea dicaplok Rusia. Mirotvorets merupakan database yang diklaim independen dan dikelola oleh moderator anonim. Namun situs web membantah nama-nama dalam daftar merupakan target pembunuhan. Sebaliknya, nama-nama itu dimasukkan sebagai sumber informasi bagi lembaga penegak hukum dan layanan khusus (intelijen) Ukraina mengenai individu atau kelompok pro-Rusia, separatis, dan penjahat perang.
Beberapa pihak menyebut situs ini disebut-sebut memiliki hubungan dengan Kementerian Dalam Negeri Ukraina.
Mirotvorets menjadi terkenal sejak 2015 setelah penulis dan sejarawan Oles Buzina serta politikus Oleg Kalashnikov dibunuh di Ukraina. Pembunuhan terjadi setelah identitas mereka muncul di situs web.
Editor: Anton Suhartono