Erdogan Umumkan Temuan Cadangan Gas Alam Baru untuk Turki, 135 Miliar Meter Kubik
ANKARA, iNews.id - Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan kembali mengumumkan penemuan cadangan gas alam kali ini sebesar 135 miliar meter kubik di Laut Hitam.
Dengan penemuan ini total cadangan gas alam yang ditemukan sejauh ini menjadi 540 miliar meter kubik.
Tahun lalu, kapal eksplorasi Turki, Fatih, menemukan 405 miliar meter kubik di ladang Sakarya Laut Hitam bagian barat. Itu merupakan penemuan terbesar cadangan gas alam sepanjang sejarah Turki.
"Kapal Fatih kembali menemukan 135 miliar meter kubik gas alam di lubang bor Amasra-1, ladang gas Sakarya," kata Erdogan, dikutip dari Reuters, Sabtu (5/6/2021).
Dia melanjutkan, pengeboran di sekitar lokasi masih berlanjut dan ada kemungkinan masih ada gas alam yang ditemukan.
"Insya Allah kami mengharapkan kabar baik lainnya dari wilayah ini,” ujarnya.
Turki menggunakan dua dari tiga kapal bornya untuk mempercepat eksplorasi.
Menteri energi Fatih Donmez mengatakan pada bulan lalu, satu kapal bor akan membuka sumur uji baru untuk menilai jumlah cadangan. Sementara itu kapal kedua akan mempercepat realisasi dari sumur uji ke produksi.
Turki menargetkan memompa gas dari ladang Sakarya ke jaringan utamanya pada 2023, dengan produksi di dataran tinggi dimulai pada 2027 atau 2028.
Lapangan tersebut akan mencapai status produksi penuh setelah rencana pengembangan empat fase.
Turki membutuhkan pipa yang membentang sepanjang 160 km untuk menghubungkan sumur-sumur baru di wilayah tersebut ke jaringan utama.
Selama ini Turki menngantungkan kebutuhan gas alam pada impor dari Rusia, Azerbaijan, dan Iran, serta impor LNG dari Qatar, Amerika Serikat, Nigeria, dan Aljazair.
Editor: Anton Suhartono