Facebook Diminta Bentuk Tim Atasi Ujaran Kebencian terhadap Rohingya
Sabtu, 05 Mei 2018 - 09:02:00 WIB
Hal senada disampaikan Annan, media sosial bahkan membuat krisis di Myanmar menjadi lebih buruk.
"Jika memang itu masalahnya, apakah ada titik temu ketika tindakan pencegahan bisa diambil untuk menghentikan penyebaran pesan? Ini adalah masalah yang mungkin perlu dipikirkan," kata Annan, dikutip dari Reuters.
Pertanyaan itu ditanggapi Cox, "Itu sesuatu yang kami anggap serius."
Saat ini Facebook memiliki lebih dari 7.500 karyawan bertugas memantau posting-an yang melanggar aturan perusahaan. Namun kendalanya, di beberapa negara Facebook membutuhkan orang yang memahami kondisi sosial setempat, termasuk Myanmar.
Editor: Anton Suhartono