WASHINGTON, iNews.id - Perolehan suara elektoral Capres Partai Demokrat, Joe Biden, bertambah setelah menang di negara bagian Georgia. Perolehan suara Pilpres AS tahun ini mengulang apa yang pernah terjadi pada 2016 lalu.
Reuters melaporkan, Jumat (13/11/2020) waktu setempat, dari data yang diperoleh dari Edison Research--lembaga konsultan politik--Biden berhak meraup 16 suara elektoral di Georgia setelah unggul dari capres Partai Republik, Donald Trump, dalam perolehan suara populer di negara bagian tersebut.
Menang di Georgia, Biden Tutup Pilpres AS Raih 306 Suara Trump 232 Suara
Kemenangan Biden di Georgia menjadi pukulan tersendiri bagi Capres Partai Republik, Donald Trump. Sebab, Georgia merupakan kantong suara bagi Trump pada Pilpres AS 2016.
Selain Georgia, Trump juga kehilangan suara elektoral di beberapa negara bagian pertarungan utama seperti Michigan dan Pennsylvania.
Muncul ke Publik untuk Pertama Kali Pascakalah Pilpres AS, Trump Akui Kemenangan Biden?
Dengan memperhatikan proyeksi negara bagian Carolina Utara akan jadi milik Trump, Biden meraih 306 suara elektoral berbanding 232 suara elektoral yang diperoleh Trump pada pilpres tahun ini.
Sebelumnya, Biden telah dinyatakan sebagai pemenang pemilu pada Sabtu (7/11/2020) setelah memenangi negara bagian Pennsylavania dengan mengantongi 273 suara elektoral.
China Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Joe Biden
Biden balaskan kekalahan Hillary Clinton pada 2016
Jumlah suara elektoral yang diperoleh Biden saat ini menyamai suara elektoral Trump saat mengalahkan capres Demokrat, Hillary Clinton, dalam pemilihan presiden tahun 2016.
Joe Biden Tunjuk Politikus Demokrat Ini Jadi Kepala Staf Gedung Putih Berikutnya
Empat tahun lalu, Trump menang pilpres dengan perolehan 306 suara elektoral unggul dari Hillary yang mengumpulkan 232 suara.
Tim hukum Biden berharap tidak ada perhitungan suara ulang di negara bagian Georgia untuk mengubah hasil pilpres.
Pengadilan negara bagian Michigan pada hari Jumat menolak permintaan pendukung Trump untuk memblokir sertifikasi suara di Detroit, yang sangat mendukung Biden.
Pengacara Trump batalkan gugatan di Arizona
Di saat bersamaan, pengacara untuk kampanye Trump membatalkan gugatan di Arizona setelah penghitungan suara akhir membuatnya diperdebatkan.
Pejabat keamanan pemilu federal pada Kamis (12/11/2020), mengataan tidak ada bukti valid yang menunjukkan sistem pemungutan suara menghapus, mengubah atau menghilangkan suara seperti yang dituduhkan pihak Trump.
Editor: Arif Budiwinarto