Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tabuh Genderang Perang Ekonomi, Iran: Tak Setetes pun Minyak Bisa Keluar Teluk Persia
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:04:00 WIB
Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran
Donald Trump memerintahkan serangan terhadap Iran meski ada peringatan dari kepala badan intelijen (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Fakta-fakta baru seputar perang Amerika Setikat (AS) terhadap Iran kembali diungkap. Kali ini surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) membeberkan peristiwa menjelang serangan AS ke Iran pada akhir Februari lalu.

Mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, WSJ mengungkap Presiden Donald Trump memerintahkan serangan meski ada peringatan tegas dari kepala-kepala badan intelijen, wakil presiden, serta penasihat militer senior. Peringatan tersebut adalah konflik dengan Iran bisa memicu krisis energi global serta melahirkan kepemimpinan baru Iran yang lebih keras.

Disebutkan, Direktur Intelijen Nasional saat itu, Tulsi Gabbard, mengatakan kepada Trump, membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, kemungkinan besar akan memunculkan penerus yang lebih garis keras, Gabbard juga memperingatkan, serangan AS juga akan berdampak pada penutupan Selat Hormuz.

Sumber pejabat itu juga mengatakan, Wakil Presiden JD Vance menganjurkan pendekatan yang lebih hati-hati kepada Trump dan mengutamakan negosiasi. Alasannya, kesepakatan melalui diplomatik akan memakan biaya lebih rendah dibandingkan perang yang bahkan bisa menimbulkan konsekuensi tak terkendali.

Sementara para pejabat tinggi militer, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Pemimpin Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, memaparkan opsi serangan yang terbatas kepada Trump.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut