Ganas! Iran Hantam 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan 115 Serangan
Setelah itu, serangan meluas ke berbagai fasilitas lain, termasuk pesawat, hanggar, gudang, pusat komunikasi, instalasi bahan bakar, hingga tempat tinggal personel militer.
Di Kuwait, Pangkalan Udara Ali Al Salem menjadi salah satu lokasi paling sering diserang. Pangkalan tersebut dihantam setidaknya 30 kali, mengakibatkan sedikitnya 15 hanggar pesawat rusak atau hancur. Sejumlah gudang dan 10 bangunan di dekat kawasan permukiman juga terdampak.
Pangkalan Camp Buehring di Kuwait mengalami kerusakan lebih luas. Sebagian besar hanggar pesawat di fasilitas tersebut dilaporkan tidak dapat digunakan. Fasilitas pendukung personel, termasuk pusat kebugaran, toko, garasi, dan ruang makan, turut mengalami kerusakan.
Serangan paling mematikan terhadap personel AS dalam perang tersebut terjadi di Kuwait. Sebanyak enam tentara AS tewas ketika sebuah drone menghantam Port Shuaiba pada 1 Maret 2026.
AS Pindahkan Sejumlah Aset dari Teluk Persia
Kerusakan di berbagai pangkalan itu turut memengaruhi kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah. Dua pejabat regional mengatakan kepada AP bahwa militer Amerika telah memindahkan banyak asetnya dari kawasan Teluk Persia.