Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Donald Trump Resmi Ganti Istilah AI Jadi Super Intelligence
Advertisement . Scroll to see content

Gawat! Iran Peringatkan Perang Lawan AS Bisa Meluas ke Samudera Hindia

Jumat, 25 September 2026 - 03:02:00 WIB
Gawat! Iran Peringatkan Perang Lawan AS Bisa Meluas ke Samudera Hindia
Iran memperingatkan perang lanjutan melawan Amerika Serikat bisa merambah ke wilayah lebih luas (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan perang lanjutan melawan Amerika Serikat (AS) bisa merambah ke wilayah lebih luas. Sejauh ini belum ada tanda-tanda konflik AS-Iran akan berakhir, bahkan dampaknya telah meluas ke Yaman-Arsb Saudi atau Laut Merah.

Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi, penasihat militer senior untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, mengatakan jika perang melawan AS pecah kembali maka dampak langsungnya bisa meluas ke Samudera Hindia.

Angkatan bersenjata Iran, kata dia, telah menyusun rencana untuk menghadapi berbagai skenario.

"Kami tidak tahu apa yang ada dalam benak (Presiden AS Donald) Trump dan (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu," ujar Safavi, kepada kantor berita Fars, dikutip Jumat (25/9/2026).

Dia menambahkan, pasukan Iran siap menghadapi skenario terburuk jika terjadi serangan lanjutan dari AS-Israel terhadap fasilitas maupun kepentingan nasional negaranya. 

Jika hal itu terjadi, cakupan konflik akan meluas.

"Mengingat perang kini telah meluas dari kawasan Teluk dan Selat Hormuz hingga Laut Merah, ada kemungkinan pada tahap berikutnya dari potensi perang melawan AS, front pertempuran bisa meluas lebih jauh lagi, hingga Samudera Hindia atau wilayah lain," ujarnya.

Delegasi AS dan Iran bertemu di sela-sela Sidang Umum PBB di Kota New York pada 22 September lalu. Trump mengatakan pertemuan berjalan dengan baik dan produktif. Bahkan pertemuan akan berlanjut dalam waktu dekat. Meski demikian, belum jelas apa hasil pertemuan tersebut.

AS diwakili utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Trump yang juga menantunya, Jared Kushner. Sementara Iran diwakili Menlu Abbas Araghchi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut