Gempa M7,1 Filipina Picu Longsor Bebatuan dan Hancurkan Banyak Bangunan, 2 Orang Tewas
Presiden Ferdinand Marcos Jr yang baru saja dilantik memimpin Filipina langsung memerintakan jajarannya untuk memberikan bantuan kepada para korban.
"Meskipun ada laporan menyedihkan mengenai kerusakan disebabkan gempa bumi, kami memastikan memberikan tanggapan cepat kepada mereka yang membutuhkan dan terdampak bencana ini," kata Marcos Jr, dalam pernyataannya di Facebook.
Bangunan rumah sakit di Abra ambruk sebagian, memaksa evakuasi pasien. Namun tak ada korban di lokasi tersebut.
Unggahan foto di akun Facebook Bernos menunjukkan bagian depan RS ambruk, meninggalkan lubang.
Senator Imee Marcos mengatakan beberapa gereja juga rusak.
"Bata antik dan batu koral jatuh dari Menara Lonceng Bantay," ujarnya.
Gempa susulan masih terjadi di Abra, sehingga warga masih dalam kewaspadaan tinggi. Meski guncangannya tak sebesar gempa utama, kekuatannya bisa saja meruntuhkan bangunan yang sudah rusak.