Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Gencatan Senjata Hari Pertama, Hamas Bebaskan 24 Sandera termasuk Warga Thailand

Sabtu, 25 November 2023 - 05:41:00 WIB
Gencatan Senjata Hari Pertama, Hamas Bebaskan 24 Sandera termasuk Warga Thailand
Hamas membebaskan 24 sandera pada hari pertama gencatan senjata (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Hamas membebaskan 24 sandera sipil di Jalur Gaza, Jumat (24/11/2023) malam waktu setempat. Para sandera yang dibebaskan itu berasal dari 3 negara yang kemudian diserahkan ke Palang Merah.

Ini bagian dari kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan Hamas dan Israel yang berlaku mulai Jumat.

Sebanyak 24 sandera, terdiri atas 13 warga Israel, 10 warga Thailand, dan 1 dari Filipina itu kemudian dibawa ke Mesir melalui perbatasan Rafah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari mengatakan, sebagian warga Israel yang dibebaskan memiliki kewarganegaraan ganda.  

Selain itu anak-anak dan perempuan bagian  dari sandera yang dibebaskan.

Lembaga penyiaran pemerintah Israel membenarkan pembabasan 13 sandera warganya e oleh Hamas.

“Para sandera Israel berada di tangan Palang Merah,” demikian laporan lembaga penyiaran pemerintah Israel, dikutip Sabtu (25/11/2023).

Disebutkan pula, para sandera tersebut akan dibawa ke Israel menggunakan helikopter. 

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant memantau pelaksanaan gencatan senjata kemanusiaan dan pembebkasan sandera dari Tel Aviv.

“Selama operasi tersebut, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant akan berada di Pusat Kendali Operasi Pasukan Pertahanan Israel di Kirya, Tel Aviv," bunyi pernyataan, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Mereka memantau secara ketat pemulangan warga Israel yang dibebaskan dari Gaza. 

Sesuai kesepakatan dalam gencatan senjata, Hamas akan membebaskan 50 sandera sipil Israel yakni anak-anak dan perempuan. 
Para sandera akan dibebaskan secara bertahap selama 4 hari gencatan senjata.

Sementara Israel akan membebaskan 150 tahanan Palestina yang dikurung di penjara-penjara pemerintan Zionis. 

Gencatan senjata berlangsung selama 4 hari. Selain itu kesempatan ini akan digunakan untuk pengiriman ratusan truk yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk bahan bakar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut