TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dihujani kritik kelompok Yahudi karena menerima kesepakatan gencatan senjata tanpa syarat dengan Hamas.
Kritikan tak hanya datang dari kelompok sayap kanan, melainkan sekutu politik dekat di pemerintahan.
Elon Musk: AS 1.000% Akan Bangkrut
Pemimpin Partai Harapan Baru Gideon Sa'ar mengatakan, kesepakatan itu sangat merugikan bagi Israel untuk mencegah serangan lebih lanjut. Dia menilai serangan yang dilakukan pasukan Israel belum benar-benar melumpuhkan kekuatan para pejuang Palestina di Gaza.
Dia bahkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas sebagai hal memalukan.
Hamas Peringatkan Israel Pascagencatan Senjata: Jari Kami Masih di Pelatuk
Mantan Menteri Kehakiman yang juga anggota parlemen saat ini Yamina Ayelet Saked juga mengecam kesepakatan yang mulai berlaku pada Jumat pukul 02.00 tersebut.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku