Giliran Jurnalis Pria Dicium Perempuan Rusia saat Siaran Piala Dunia

Anton Suhartono ยท Kamis, 05 Juli 2018 - 11:43 WIB
Giliran Jurnalis Pria Dicium Perempuan Rusia saat Siaran Piala Dunia

Jeon Gwang Ryeol dicium suporter sepak bola Rusia saat siaran langsung (Foto: Youtube)

MOSKOW, iNews.id - Setelah beberapa perempuan reporter stasiun televisi dilecehkan saat siaran langsung perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia, kini giliran jurnalis pria yang dicium oleh suporter sepak bola.

Jurnalis tersebut diketahui berasal dari stasiun televisi Korea Selatan, MBN, bernama Jeon Gwang Ryeol. Dia dicium oleh dua perempuan Rusia secara bergantian saat sedang siarang langsung pada 28 Juni.

Dalam tayangan tampak Jeon tak terpengaruh saat dicium oleh perempuan pertama yang mengenakan baju putih. Tak berselang lama, datang perempuan lain yang juga mengenakan baju putih sambil memegang gelas yang menciumnya.

Jeon malah tertawa setelah aksi kedua perempuan tersebut. Dia tak menunjukkan rasa kecewa, apalagi marah terhadap keduanya.

Peristiwa ini menjadi perdebatan warganet di platform media sosial Weibo di China. Mereka mempertanyakan mengapa jika perempuan yang mencium jurnalis pria tak mengundang reaksi, sebagaimana jurnalis perempuan yang dilecehkan.

"Ini sangat kontras dengan berita sebelumnya," kata pengguna Weibo.

"Mengapa hal ini bukan pelecehan seksual?" ujar warganet lainnya, menimpali.

"Jika orang yang tampan (ciuman), itu tidak disebut pelecehan seksual," kata pengguna lainnya.

Jika di China menjadi perbincangan hangat, tidak halnya dengan Korsel, negara tempat MBN berkantor.

Salah seorang pengguna Twitter hanya berkomentar datar, "Terlepas dari jenis kelamin Anda, Anda dilecehkan secara seksual. Seorang wartawan MBN pergi ke Rusia untuk meliput Piala Dunia dan dia dilecehkan secara seksual oleh dua perempuan."

Sebelumnya, reporter asal Brasil, Julia Guimaraes, dicium saat siaran langsung di Yekaterinburg, menjelang pertandingan antara Jepang dan Senegal dua pekan lalu. Guimaraes sedang melaporkan secara live situasi di lokasi menjelang pertandingan.

Saat itulah pelaku mendekati dan berusaha menciumnya. Namun Guimaraes menyadari akan menjadi target pelecehan lalu menjauhkan wajahnya dari pelaku. Bibir pelaku pun tak sampai mengenai pipi Guimaraes.

Meski sedang siaran langsung, Guimaraes berusaha melawan pria berkacamata itu melalui ucapan.

"Jangan lakukan ini! Jangan pernah lakukan ini lagi," kata dia, yang langsung dijawab oleh pelaku dengan permohonan maaf.

Reporter stasiun televisi Globo dan SportTV itu mencurahkan apa yang dialaminya di akun Twitter. Menurutnya, dia tak pernah mengalami kejadian ini saat bertugas di Brasil.

Seorang koresponden asal Kolombia untuk stasiun televisi Deutsche Welle (DW) Espanol juga dilecehkan saat siaran langsung di Kota Saransk. Perempuan bernama Julieth Gonzalez Theran itu sedang melaporkan langsung menjelang pertandingan Rusia vs Arab Saudi pada 14 Juni.

Gonzalez Theran dilecehkan dengan diremas dadanya serta dicium. Namun demi alasan profesionalitas, Gonzalez Theran tetap melanjutkan siaran. Setelah itu dia mengeluhkan apa yang dialaminya di dunia maya.

"Kami tak pantas diperlakukan seperti ini. Kami juga patut dihargai dan profesional," kata Gonzalez Theran.

Editor : Anton Suhartono