Guru Sejarah di Prancis Tewas Dibunuh usai Bahas Karikatur Nabi Muhammad di Kelas

Arif Budiwinarto ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 03:37 WIB
Guru Sejarah di Prancis Tewas Dibunuh usai Bahas Karikatur Nabi Muhammad di Kelas

Foto ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. (foto: Okezone)

PARIS, iNews.id - Polisi Prancis terpaksa menembak mati seorang pria yang diduga sebagai pembunuh guru sekolah dengan cara menggorok leher di pinggiran kota Paris. Polisi menduga pembunuhan itu ada kaitannya dengan insiden serupa bulan lalu.

Insiden itu terjadi Jumat (16/10/2020) pukul 5 sore waktu setempat di Conflans Sainte-Honorine, barat laut Paris. Menurut sumber polisi, korban merupakan seorang guru sejarah yang baru-baru ini membahas karikatur Nabi Muhammad di kelas.

Korban ditemukan tewas dengan luka bekas sayatan pisau di bagian lehernya. Saat digerebek polisi, pelaku berusaha mengancam dengan mengacungkan pisau. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dengan menembaknya hingga tewas di tempat, demikian dikutip dari France24, Sabtu (17/10/2020) dini hari WIB. 

Jaksa penuntut mengatakan insiden itu sebagai "pembunuhan yang terkait dengan organisasi teroris.

Polisi masih belum mengeluarkan informasi mengenai pelaku pembunuhan tersebut, karena masih memeriksa informasi dari para saksi mata.

Insiden ini mirip dengan yang terjadi pada bulan lalu, saat itu seorang pria Pakistan berusia 25 tahun melukai dua orang menggunakan pisau pemotong daging sebagai kemarahan publikasi karikatur Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo.

Penyerang melukai parah dua karyawan sebuah agensi produksi TV, yang kantornya berada di blok yang sama dengan rumah Charlie Hebdo. Keduanya selamat.

Serangan itu terjadi tiga minggu setelah persidangan yang sedang berlangsung terhadap tersangka kaki tangan serangan Januari 2015 di kantor Charlie Hebdo dan supermarket Yahudi. 17 orang tewas dalam penyerangan tersebut.

Editor : Arif Budiwinarto