Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Hampir 400 Warga Rohingya Pulang Kembali ke Myanmar dari Bangladesh

Kamis, 31 Oktober 2019 - 21:56:00 WIB
Hampir 400 Warga Rohingya Pulang Kembali ke Myanmar dari Bangladesh
Pengungsi Rohingya yang ada di Bangladesh. (FOTO: AFP Photo/Sam JAHAN))
Advertisement . Scroll to see content

DHAKA, iNews.id - Sekitar 400 pengungsi Rohingya secara sukarela kembali ke Myanmar dari Bangladesh. Hal itu disampaikan Kedutaan Myanmar di Bangladesh, Kamis (31/10/2019).

Dilaporkan AFP, Bangladesh merupakan rumah bagi hampir satu juta warga Rohingya, termasuk 740.000 yang melarikan diri dari kekerasan militer di negara bagian Rakhine pada Agustus 2017 yang oleh PBB disebut pembersihan etnis.

Kedutaan Myanmar memposting foto-foto di Facebook yang menunjukkan 46 warga sukarelawan kembali dan diterima dengan hangat di Myanmar. Angka ini menjadikan jumlah total warga Rohingya yang sudah kembali menjadi 397 orang.

Belum ada yang mengonfirmasi hal itu dari pihak Bangladesh.

Namun dalam sebuah pernyataan pada Rabu, Kementerian Luar Negeri Bangladesh menyatakan kembalinya segelintir pengungsi tidak memberi jaminan adanya peningkatan wilayah di Rakhine.

Para pemimpin Rohingya menolak kembali tanpa jaminan keamanan dan kewarganegaraan ke Myanmar; dan upaya sebelumnya untuk memulangkan warga minoritas Muslim itu gagal lantaran tidak ada satu pengungi pun yang muncul.

Namun sejak itu, Bangladesh memberlakukan pemutusan internet di kamp-kamp besar dan kumuh di tenggara negara itu yang menampung para pengungsi, dan mengumumkan rencana membangun pagar kawat berduri.

Pihak berwenang juga ingin memindahkan ribuan pengungsi ke sebuah pulau di Teluk Benggala mulai bulan depan, meskipun ada kekhawatiran akan keselamatan mereka menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut