Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Sebut Naik atau Tidak Harga BBM Subsidi Tunggu Keputusan Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Harga BBM di AS Meroket, Perusahaan Otomotif Menjerit Minta Pajak Bensin Dihapus

Sabtu, 04 April 2026 - 16:50:00 WIB
Harga BBM di AS Meroket, Perusahaan Otomotif Menjerit Minta Pajak Bensin Dihapus
Kelompok industri otomotif global mengusulkan penghapusan pajak bensin di Amerika Serikat (AS). (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kelompok industri otomotif global terdiri atas Ford, Toyota, Hyundai dan sejumlah perusahaan lainnya mengusulkan penghapusan pajak bensin di Amerika Serikat (AS). Ini menyusul harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus meroket.

Sebagai gantinya, mereka mendorong penerapan biaya berdasarkan berat kendaraan. Namun, langkah tersebut dinilai berpotensi memicu kontroversi di kalangan konsumen.

Usulan ini datang dari Alliance for Automotive Innovation, organisasi yang juga didukung berbagai produsen otomotif global. Presiden dan CEO organisasi, John Bozzella, menyampaikan gagasan ini di tengah lonjakan harga bahan bakar dampak konflik AS dengan Iran.

Menurutnya kenaikan harga bensin mendorong konsumen beralih ke kendaraan yang lebih hemat energi seperti hybrid. Bahkan, tren tersebut terus meningkat dengan kontribusi penjualan hybrid mencapai 19 persen pada Januari 2026.

Dia menilai kondisi ini bisa berdampak serius terhadap Dana Perwalian Jalan Raya di Amerika Serikat yang selama ini bergantung pada pajak bensin.

“Ini kemungkinan akan mempercepat kebangkrutan Dana Perwalian Jalan Raya,” ujarnya, dilansir dari Carscoops, Sabtu (4/4/2026).

Saat ini, pajak bensin federal berada di angka 18,4 sen per galon dan tidak mengalami perubahan sejak 1993. Jika disesuaikan dengan inflasi, nilai tersebut seharusnya sudah mencapai sekitar 42 sen per galon.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut