Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:31:00 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia
Harga minyak dunia turun setelah Donald Trump memberi keringanan sebagian sanksi Rusia, sementara serangan di Timur Tengah masih mengancam pasokan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak dunia turun pada perdagangan, Senin (19/10/2026) usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi keringanan terhadap sebagian sanksi dan tarif terkait Rusia. Kebijakan ini menumbuhkan harapan tambahan pasokan minyak dari Rusia ke pasar internasional.

Melansir Quartz, minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Desember turun 1 persen menjadi 108,72 dolar AS per barel. Sementara, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak Desember melemah 0,6 persen menjadi 98,40 dolar AS per barel.

Adapun, Trump menerbitkan perintah tertanggal 16 Oktober berdasarkan Undang-Undang Sanksi terhadap Rusia dan Iran Lindsey O. Graham 2026, yang ditandatangani pada 18 September. Peraturan itu menetapkan kenaikan tarif sebesar 500 persen terhadap barang-barang Rusia.

Aturan ini juga menetapkan kenaikan tarif sebesar 100 persen bagi lima importir terbesar minyak mentah dan gas alam Rusia yang melakukan pembelian baru mulai 18 Oktober, serta lima pihak utama yang membantu menghindari sanksi minyak Rusia. 

Namun, melalui perintah tersebut, Trump menangguhkan penerapan tarif dan sejumlah ketentuan sanksi dalam undang-undang itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut