Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:31:00 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia
Harga minyak dunia turun setelah Donald Trump memberi keringanan sebagian sanksi Rusia, sementara serangan di Timur Tengah masih mengancam pasokan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Pengecualian tersebut berlaku sampai Trump atau Menteri Luar Negeri AS memutuskan bahwa langkah lanjutan diperlukan. Perintah itu juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak memengaruhi sanksi atau tindakan lain yang diberlakukan melalui perintah eksekutif sebelumnya terkait Rusia.

Menurut laporan The Wall Street Journal, pelaku pasar mempertimbangkan potensi tambahan pasokan dari Rusia di tengah risiko geopolitik yang masih membayangi Timur Tengah.

Analis ANZ Research menilai, pelemahan harga minyak dunia kemungkinan merupakan koreksi teknis setelah kenaikan pada Jumat. Mereka juga memperkirakan ketegangan geopolitik dapat membatasi penurunan harga lebih lanjut, menurut laporan The Wall Street Journal.

Di sisi lain, serangan terhadap infrastruktur energi Rusia masih berlangsung. Drone Ukraina menghantam terminal minyak di St Petersburg pada Minggu. Terminal tersebut menangani produk olahan minyak, terutama minyak bakar, dengan volume sekitar 120.000 barel per hari.

Risiko gangguan pasokan juga masih tinggi di Timur Tengah. Dua kapal tanker diserang di lepas pantai Arab Saudi pada Jumat, sedangkan sebuah kapal tunda diserang di dekat Uni Emirat Arab pada Minggu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut