Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekayaan Mukesh Ambani Naik Rp154 Triliun dalam Sehari, Kembali Jadi Orang Terkaya di Asia
Advertisement . Scroll to see content

Harta Larry Ellison Susut Rp208 Triliun, Terlempar dari 10 Orang Terkaya Dunia

Sabtu, 07 November 2026 - 04:15:00 WIB
Harta Larry Ellison Susut Rp208 Triliun, Terlempar dari 10 Orang Terkaya Dunia
Pendiri Oracle, Larry Ellison keluar dari daftar 10 orang terkaya di dunia setelah kekayaannya menyusut Rp208,52 triliun imbas penurunan harga saham. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEXAS, iNews.id - Pendiri Oracle, Larry Ellison keluar dari daftar 10 orang terkaya di dunia setelah saham perusahaan teknologi tersebut anjlok di tengah tekanan terhadap sektor kecerdasan buatan (AI). Penurunan harga saham perusahaan tersebut membuat kekayaan Ellison menyusut hingga 11,5 miliar dolar AS atau setara Rp208,52 triliun (kurs Rp18.133 per dolar AS) dalam perdagangan Kamis (5/11/2026).

Melansir Forbes, kekayaan Ellison diperkirakan turun menjadi 152,5 miliar dolar AS atau setara Rp2.765 triliun. Penurunan tersebut membuat posisinya diungguli pengusaha asal Spanyol, Amancio Ortega.

Ortega justru mencatat kenaikan kekayaan sebesar 2,1 miliar dolar AS menjadi 153,9 miliar dolar AS atau setara Rp2.790 triliun. Dia dikenal sebagai pendiri Inditex, perusahaan induk merek fesyen Zara.

Saham Oracle melemah sekitar 7,5 persen pada waktu yang sama. Penurunan ini menjadi bagian dari aksi jual saham perusahaan yang berkaitan dengan AI setelah pasar bereaksi terhadap hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS).

Tekanan terhadap saham teknologi meningkat setelah Partai Demokrat berhasil menguasai DPR dan Senat AS dalam pemilu Selasa lalu. Investor khawatir kemenangan tersebut akan mendorong penerapan regulasi lebih ketat terhadap pembangunan pusat data, bahkan membuka peluang moratorium di sejumlah wilayah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut