Heboh, Pria di China Kirim Helikopter ke Sekolah Putrinya sebagai Tugas Sains
"Kebanyakan orangtua tidak mampu memberikan pelajaran kepada anak-anak tentang helikopter seperti yang dilakukan ayah itu. Mengapa kita harus mengkritik seseorang yang memiliki kemampuan dan ingin berbagi dengan anak-anak lainnya?" kata seorang warganet, CHcathrine, seperti dikutip dari China Daily, Selasa (14/5/2019).
Pada Jumat sore, otoritas keamanan publik Beijing mengeluarkan pemberitahuan bahwa pesawat atau helikopter pribadi berukuran kecil dilarang terbang dari 11 hingga 16 Mei untuk memastikan keamanan selama Conference on Dialogue of Asian Civilisations yang dimulai pada 15 Mei.
Pesawat atau helikopter kategori itu adalah yang terbang pada ketinggian di bawah 1.000 meter, memiliki kecepatan tidak lebih dari 200 km/jam, serta memiliki penampang radar tidak lebih dari 2 meter persegi.
Sementara itu Chen mengatakan kepada Beijing Youth Daily, Minggu (12/5/2019), dia sudah mengantongi izin sebelum dan helikopter berada di sekolah pada Jumat pagi sebelum batas waktu yang ditentukan oleh otoritas keamanan publik.
Dia menegaskan menerima undangan sekolah bisa membantu anak-anak menguasai pengetahuan tentang helikopter.
Editor: Anton Suhartono