Heboh Remaja Perempuan Israel Diperkosa 30 Pria di Hotel, PM Netanyahu Ikut Komentar

Anton Suhartono ยท Jumat, 21 Agustus 2020 - 17:35 WIB
Heboh Remaja Perempuan Israel Diperkosa 30 Pria di Hotel, PM Netanyahu Ikut Komentar

Kasus pemerkosaan seorang remaja perempuan Israel oleh 30 pria memicu kemarahan publik (Foto: AFP)

TEL AVIV, iNews.id - Kasus pemerkosaan terhadap remaja perempuan berusia 16 tahun di hotel resor Eilat, Laut Merah, Israel, oleh sekitar 30 pria memicu kemarahan publik.

Laporan bahwa para pelaku, berusia 20 tahunan, antre di luar kamar hotel menunggu giliran untuk memerkosa korban yang dalam kondisi mabuk, memicu unjuk rasa di beberapa kota Israel pada Kamis (20/8/2020).

Kemarahan dipicu oleh lambannya polisi mengungkap kasus ini padahak korban sudah melapor kejadian yang dialaminya ke kepolisian Eilat pekan lalu.

"Dua tersangka telah ditangkap sehubungan dengan insiden yang terjadi di Eilat melibatkan seorang remaja perempuan berusia 16 tahun," kata Juru Bicara Kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, dikutip dari AFP, Jumat (21/8/2020).

Unjuk rasa di kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Yerusalem pada Kamis malam memaksa para pemimpin Israel berbicara menentang kejahatan terhadap perempuan.

"Ini mengejutkan, tidak ada kata lain untuk itu. Ini bukan hanya kejahatan terhadap seorang gadis muda, tapi kejahatan terhadap kemanusiaan yang pantas mendapatkan kecaman dari kita semua," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, seraya menyerukan agar semua pelaku diadili.

Presiden Reuven Rivlin menulis surat terbuka kepada kaum muda Israel.

"Pelecehan seksual, pemerkosaan, eksploitasi seksual, kekerasan seksual, merupakan noda yang tidak bisa dihapus. Ini merupakan kasus hilangnya batas yang tidak bisa dimaafkan dan mereka telah menghancurkan kita sebagai masyarakat, sebagai manusia," katanya.

Kasus pemerkosaan di Israel termasuk mengkhawatirkan. Aktivis kelompok hak-hak perempuan HaStickeriot, Ilana Weizman, mengatakan satu dari lima perempuan Israel pernah diperkosa dan setiap hari ada 260 kasus yang dilaporkan.

Tahun lalu, seorang perempuan Inggris berusia 19 tahun mengklaim telah diperkosa oleh 12 pria Israel, berusia 15 hingga 18 tahun, di sebuah hotel di Siprus. Dia kemudian dinyatakan bersalah karena berbohong tentang pemerkosaan massal dan diberi hukuman percobaan 4 bulan.

Kasus itu dikecam oleh kelompok hak asasi perempuan, pengacara korban tersebut mengatakan dia mengajukan banding atas hukumannya.

Editor : Anton Suhartono