Heboh Situs Pemerintah Selandia Baru Hapus Israel dari Peta Timur Tengah
WELLINGTON, iNews.id - Situs website resmi Imigrasi Pemerintah Selandia Baru menerbitkan apa yang mereka sebut sebagai lembar fakta yang di dalamnya mencantumkan peta wilayah di Timur Tengah. Namun, peta wilayah itu tidak mencantumkan negara Israel, melainkan Palestina.
Penerbitan peta itu memicu perdebatan di media sosial. Tak lama kemudian, halaman situs web tersebut dihapus. Namun, screenshot-nya marak beredar di media sosial.
The Israel Institute of New Zealand mendesak penarikan peta Timur Tengah yang menghapus wilayah Israel tersebut.
"Kesalahan yang paling jelas adalah peta yang melabelkan seluruh Israel modern sebagai 'Palestina'," kata direktur institut itu, Ashley Church, seperti dilaporkan Times of Israel, Selasa (18/6/2019).
"Ini sangat ofensif dan setara dengan Imigrasi Selandia Baru yang menampilkan peta Inggris yang menghapus Skotlandia dan Wales dan menyebut keseluruhan British Isles (Kepulauan Inggris) sebagai Inggris," lanjut dia.