Helikopter Angkatan Udara Filipina Jatuh saat Misi Penyelamatan, 4 Orang Tewas
MANILA, iNews.id - HelikopterAngkatan UdaraFilipina jatuh di Provinsi Basilian, Rabu (16/9/2020), menewaskan empat orang.
Juru Bicara militer Komando Mindanao Barat Alaric Delos Santos mengatakan, helikopter yang jatuh sedang menjalankan misi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Mujiv Hataman, anggota parlemen dari Provinsi Basilan, mengatakan helikopter jatuh sekitar pukul 13.00 waktu setempat di Manggas Atas, sebuah desa terpencil.
Kecelakaan kemungkinan besar disebabkan cuaca buruk. Sebelum helikopter jatuh di lokasi terjadi angin kencang disertai dengan hujan lebat.
Juru Bicara Sayap Operasi Taktis ke-3 Al Nasser Abdurakhman mengatakan, helikopter Sikorsky S-76A nahas itu dalam perjalanan ke Jolo dari pangkalan militer Kota Zamboanga.
"Helikopter, bersama pilot dan kru, dalam perjalanan ke Jolo ketika jatuh di Manggas Atas, provinsi Basilan," kata Abdurakman, dikutip dari Bernama, Kamis (17/9/2020).
Dia menambahkan, penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Helikopter mengangkut empat orang dan semua yang berada di dalamnya tidak dapat diselamatkan.
Abdurakman tidak menyebut identitas para korban.
Angkatan Udara Filipina (PAF) menyatakan, helikopter milik unit pencarian dan penyelamatan itu sedang melakukan misi evakuasi medis.
"Menanggapi insiden ini, PAF akan melakukan inspeksi perawatan segera pada semua helikopter S-76A sebagai prosedur standar dalam peristiwa seperti ini," bunyi pernyataan.
Ini merupakan kecelakaan ketiga melibatkan helikopter pemerintah dalam 6 bulan terakhir.
Pada Juli, empat anggota PAF tewas setelah helikopter Huey yang mereka naiki jatuh tak lama setelah lepas landas di Provinsi Isabela.
Pada Maret, kepala kepolisian dan tiga jenderal terluka ketika helikopter Bell 429 jatuh di Provinsi Laguna.
Editor: Anton Suhartono