Heroik! Pria Tanpa Tali Pengaman Selamatkan Bocah Tergantung di Jendela Lantai 8
NUR-SULTAN, iNews.id - Seorang pria dengan berani berupaya menyelamatkan balita yang tergantung di jendela apartemen lantai delapan. Atas aksinya yang tak nekat mempertaruhkan nyawa tersebut, pria itu mendapat penghargaan dari pemerintah.
Peristiwa ini terjadi di sebuah apartemen Kota Nur-Sultan, Kazakhstan. Balita perempuan berumur tiga tahun itu pun berhasil selamat dari maut.
Dilansir dari Daily Star, balita tersebut menggunakan bantal dan mainan untuk memanjat jendela. Nahas, dia terpeleset dan bergantung erat di jendela dengan ketinggian 100 kaki atau sekitar 30 meter. Sementara saat kejadian, ibu bocah itu tengah pergi berbelanja.
Di saat yang sama, sang pahlawan, Sabit Shontakbaev (37) dan temannya melihat peristiwa itu. Mereka sebenarnya tengah dalam perjalanan ke tempat kerja.
Kisah Heroik 2 Anggota TNI Hadapi 9 Begal di Jaksel: Sempat Tendang-tendangan di Atas Motor
Ayah empat anak itu segera masuk ke gedung dan mengetuk pintu apartemen yang ada di lantai tujuh tepat di bawah bocah itu tergantung. Dia bermaksud menyelamatkan balita itu melalui jendela apartemen lantai tujuh.
Seseorang telah merekam aksi heroik Shontakbaev dari halaman apartemen. Video itu pun viral di media sosial.
Aksi Heroik ABK Kapal Lempari Kayu Usir 3 Perompak di Sungai Kapuas
Dalam rekaman tampak Shontakbaev mencoba meraih bocah itu dari jendela apartemen, sementara temannya memegang erat kaki Shontakbaev.
Dia meminta anak itu melepaskan pegangannya dan dia akan menangkapnya. Beruntung, Shontakbaev berhasil meraih kaki bocah malang itu dan menariknya ke bawah.
Dia lantas menggendongnya di tangan dan melewati jendela yang terbuka dibantu rekannya.
Atas aksinya, Shontakbaev mendapat medali dair wakil menteri darurat kota.
"Saya tidak memiliki tali pengaman, jadi teman saya memegang kaki saya. Saat itu, aku tidak memikirkan apapun. Aku hanya ingin membantu anak itu," katanya.
Setelah menyelamatkan bocah itu, keduanya pergi bekerja. Keduanya bahkan tak tahu jika aksi mereka viral di media sosial.
“Saya tidak menganggap tindakan saya heroik. Bagi saya, setiap orang harus mengulurkan tangan membantu dalam situasi seperti itu,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah