8 Hewan Paling Mematikan di Sungai Amazon, dari Pemakan Alat Kelamin hingga yang Lucu tapi Ganas
JAKARTA, iNews.id – Hewan paling mematikan di Sungai Amazon wajib dihindari pengunjung tatkala berada di sekitar aliran air itu. Jika tidak, nyawa bisa menjadi taruhannya.
Amazon adalah sungai terpanjang kedua di dunia setelah Sungai Nil di Afrika. Sungai yang berada di Amerika Selatan itu sangat kaya akan keanekaragaman hayati.
Hutan yang mengitari sungai itu adalah hutan tropis terbesar di dunia sekaligus paru-parubagi planet ini. Karenanya, tak heran jika Amazon menjadi tempat yang nyaman bagi para satwa, termasuk yang paling mematikan sekali pun.
Berikut delapan hewan paling mematikan di Sungai Amazon:
Ikan dengan nama latin Vandelia cirrhosa ini oleh penduduk setempat dijuluki ikan tusuk gigi atau toothpick fish. Ikan ini memiliki panjang 5 hingga 40 cm.
Selain tusuk gigi, candiru juga kerap disebut ikan vampire, karena dia bisa masuk ke dalam insang ikan lain lalu memakan dagingnya dari dalam. Jika ke manusia, ikan ini akan masuk lewat alat kelamin maupun dubur lalu menggerogoti organ korban dari dalamnya.
Karena candiru sangat menyukai air urine, perlu kehati-hatian jika berkunjung ke Amazon. Usahakan tetap memakai pakaian lengkap, dan jangan kencing sembarangan!
Ikan pemakan daging ini memiliki gigi yang tajam, hidup bergerombol, dan sangat ganas jika sedang lapar. Bagi masyarakat sekitar, ikan ini kerap menjadi ancaman untuk hewan ternak mereka.
Hasil penelitian oleh Scientific Reports menyebutkan, piranha hitam dapat menggigit mangsa dengan berat 32 kg atau tiga kali lipat dari bobot badannya. Makanan utamanya adalah ikan-ikan lain, di samping serangga, udang, dan ulat. Jika ketersediaan ikan semakin berkurang, pirahna bisa saja melahap burung, reptil, mamalia, bahkan menjadi pemakan daging manusia.
Mereka akan menyerang manusia jika diganggu dan biasanya memangsa manusia jika sudah tenggelam atau menjadi mayat. Piranha terganas adalah piranha perut merah, yang geromboannya mampu memakan daging mangsa sampai tinggal tulangnya saja dalam sekejap.
Dengan massa tubuh dapat mencapai 200 kg, serta panjang 3 m, arapaima tak ubahnya seperti monster air tawar bertubuh ramping. Ikan ini memiliki kemampuan berenang yang kuat dan dapat melompat ke luar air memangsa belalang, katak, siput, dan burung.
Sejauh ini, belum ada informasi mengenai kasus penyerangan arapaima terhadap manusia. Akan tetapi ikan ini, tetapi dikelompokkan sebagai hewan berbahaya karena dapat membunuh piranha.
