Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS
Advertisement . Scroll to see content

Hilang 5 Tahun, Pemimpin ISIS Muncul dan Kirim Pesan Lewat Video Baru

Selasa, 30 April 2019 - 08:07:00 WIB
Hilang 5 Tahun, Pemimpin ISIS Muncul dan Kirim Pesan Lewat Video Baru
Abu Bakr Al Baghdadi tidak pernah tampil dalam video selama lima tahun terakhir. (FOTO: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS merilis video baru berisi pesan dari pemimpin mereka, Abu Bakr Al Baghdadi. Ini merupakan kemunculannya yang pertama dalam lima tahun terakhir.

Ini adalah kali Abu Bakr Al Baghdadi muncul, sejak dia mengumumkan berdirinya kekhalifahan Islam di Kota Mosul, Irak, lima tahun lalu.

Dalam video baru ini, Baghdadi mengakui kekalahan di Baghuz, pertahanan terakhir kelompok itu di Suriah Timur. Namun, dia bersumpah untuk membalas dendam atas kekalahannya.

Tidak jelas kapan video ini direkam. ISIS menyatakan pengambilan gambar dilakukan pada April.

Video tersebut diunggah di jaringan media Al Furqan milik kelompok militan itu

Dilaporkan BBC, Selasa (20/4/2019), dalam video itu Baghdadi mengklaim serangan yang terjadi saat Minggu Paskah di Sri Lanka dilakukan sebagai pembalasan atas jatuhnya Kota Baghuz di Suriah Timur

Namun, menurut BBC, klaim awal ISIS mengenai serangan Sri Lanka tidak merujuk pada kota itu.

Dia juga mengatakan dirinya mendapat janji setia militan di Burkina Faso dan Mali, dan berbicara tentang aksi di Sudan dan Ajazair -mengklaim bahwa jihad adalah satu-satunya solusi bagi "tirani".

Pemimpin negara yang sudah berkuasa dalam waktu lama di kedua negara ini sudah digulingkan oleh rakyatnya sendiri bulan ini.

Namun, sosok Baghdadi perlahan menghilang menjelang akhir video, berganti dengan rekaman suaranya yang sedang membahas serangan di Sri Lanka, menunjukkan bahwa bagian ini direkam setelah video utama dibuat.

Baghdadi merupakan seorang warga negara Irak yang memiliki nama asli Ibrahim Awwad Ibrahim Al Badri. Dia terakhir terdengar melalui rekaman suara Agustus silam.

Pada saat itu, dia tampak berusaha mengalihkan perhatian dari kekalahan yang dialami kelompoknya. Namun, video terbaru berdurasi 18 menit ini membahas kekalahan itu secara langsung.

"Pertempudan untuk Baghuz sudah berakhir," ujarnya.

"Akan ada lebih banyak yang akan datang sertelah pertempuran ini," kata dia, menambahkan.

Baghouz dibebaskan dari kelompok ekstrimis itu pada akhir Maret lalu, menandai runtuhnya kelompok yang disebut Khilafah itu.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut