Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Hong Kong Konfirmasi Korban Meninggal Ke-2 akibat Virus Korona

Rabu, 19 Februari 2020 - 10:35:00 WIB
Hong Kong Konfirmasi Korban Meninggal Ke-2 akibat Virus Korona
Hong Kong mengonfirmasi korban meninggal kedua akibat virus korona (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

HONG KONG, iNews.id - Hong Kong mengonfirmasi korban meninggal kedua akibat virus korona, Rabu (19/2/2020), yakni seorang pria lanjut usia.

Pejabat Otoritas Rumah Sakit Hong Kong menyatakan, pria tersebut dibawa ke rumah sakit pada 12 Februari 2020 setelah jatuh di rumahnya. Mulanya suhu tubuh pasien tinggi dan hasil pemeriksaan menunjukkan pria yang tak disebutkan identitasnya itu positif terinfeksi virus korona.

"Seorang pria 70 tahun pasien yang terinfeksi virus korona, kondisinya memburuk dan meninggal di RS Princess Margaret pagi ini," demikian pernyataan Otoritas Rumah Sakit, dikutip dari AFP.

Sejauh ini Hong Kong mengonfirmasi 62 kasus virus korona, dua di antaranya meninggal. Sebagian besar penderita memiliki catatan pernah berpergian ke Provinsi Hubei, China, pusat epidemi virus korona.

Namun beberapa pekan terakhir ditemukan kasus penularan antara sesama warga lokal yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.

Hingga Rabu, China mengonfirmasi 2.004 kematian akibat virus korona serta 74.185 terinfeksi, dihitung sejak awal mula wabah.

Hong Kong pernah mengalami sejarah kelam wabah penyakit. Pada 2002-2003 wilayah administratif semiotonom China ini dilanda wabah sindrom pernapasan akut atau SARS yang menewaskan 299 orang atau 40 persen dari total kematian secara global.

Kali ini kepanikan dialami warga Hong Kong. Dalam 2 pekan terakhir, kota pusat bisnis itu dilanda panic buying warga dengan menguras rak-rak berisi bahan pokok serta alat sanitasi di supermarket-supermarket.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut