Horor, Pria Ini Habisi Nyawa 3 Temannya lalu Bunuh Diri
BERLIN, iNews.id - Empat orang ditemukan tewas dalam serangan horor di Jerman. Pelaku menghabisi tiga korban sebelum akhirnya bunuh diri.
Korban terdiri atas dua perempuan dan satu laki-laki. Sementara pelaku merupakan seorang laki-laki.
Mayat pelaku ditemukan di bangku taman. Korban laki-laki ditemukan di taman apartemen, sementara dua perempuan ditemukan di dalam rumah.
"Seorang pria membunuh tiga orang lain yang merupakan keluarga atau teman sebelum bunuh diri," kata polisi.
Iran Akhirnya Ngaku Kirim Drone Bunuh Diri ke Rusia, Zelensky Bilang Begini
Dilansir dari The Sun, Minggu (13/11//2022), penemuan mayat ini bermula saat seorang perempuan menemukan seorang pria yang terluka parah di taman sebuah gedung apartemen. Dia pun segera memanggil petugas.
Ketika petugas tiba sekitar pukul 17.00, pria berusia 60 tahun itu tidak sadarkan diri. Meskipun ada upaya untuk menyelamatkannya, dia meninggal karena luka-lukanya.
6 Artis Lawas Terkenal Tajir dan Sukses di Jagat Hiburan, Nomor 3 Meninggal Tragis Bunuh Diri karena Utang
Polisi di Kota Weilheim kemudian memulai perburuan besar-besaran dengan bantuan petugas dari daerah sekitarnya. Sekitar pukul 19.15, seorang pejalan kaki melaporkan ada orang tak bernyawa di bangku taman di daerah Holzhofstrasse di kota itu.
Saat layanan darurat tiba, pria berusia 59 tahun itu sudah meninggal. Petugas kemudian pergi ke rumahnya.
Pensiunan PNS di Sanggau Tewas Bunuh Diri, Pisau Tertancap di Perut
Terkejut bukan kepalang, petugas justru menemukan mayat dua perempuan berusia 57 tahun. Mereka tewas akibat luka parah.
Berdasarkan penyelidikan awal, penyelidik menganggap pria berusia 59 tahun itu pertama-tama membunuh para perempuan. Dia lantas membunuh pria itu dan bunuh diri.
Depresi, Perempuan di Bantul Bunuh Diri Terjun ke Sumur
"Keempatnya berhubungan satu sama lain atau berteman," kata polisi.
Polisi dan forensik berada di tempat kejadian dan kantor kejaksaan Munich II telah mengambil alih penyelidikan kasus pembunuhan ini.
Editor: Umaya Khusniah