Hotel di Jepang Ini Tolak Menerima Pria Israel Diduga Terlibat Perang di Gaza
KYOTO, iNew.id - Sebuah hotel di Kota Kyoto, Jepang, menolak seorang pria yang dicurigai personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Alasannya pria itu diduga terlibat dalam pembantaian warga Jalur Gaza, Palestina.
Namun keputusan yang diambil Hotel Material yang berada di Higashiyama itu dikritik oleh pemerintah daerah maupun pusat di Tokyo.
Pemerintah Kota Kyoto menginstruksikan Hotel Material untuk mencabut tindakannya. Langkah itu dianggap melanggar undang-undang yang melarang hotel dan fasilitas lain menolak untuk menerima pengunjung kecuali dalam kondisi khusus.
Pihak berwenang menilai, alasan hotel menolak pemesanan online pria tersebut tak bisa diterima.
Gubernur Okinawa Jepang Tak Senang AS Tempatkan 2 Drone Mata-Mata di Wilayahnya
Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Yoko Kamikawa bahkan angkat bicara. Dia menilai, penolakan akomodasi atas dasar alasan kewarganegaraan merupakan hal yang tidak bisa diterima.
“Kami berharap seluruh pengunjung ke Jepang bisa melakukan berbagai aktivitas dengan perasaan aman,” ujarnya, saat konferensi pers, dikutip dari Kyodo.
Waduh! Perusahaan di Jepang Tarik 100.000 Bungkus Roti gegara Temuan Potongan Tikus
Pihak Hotel Material menolak berkomentar dan menunjuk seorang pengacara untuk menangani kasus ini.
Sementara itu Kedutaan Besar Israel di Tokyo mengkritik tindakan hotel tersebut seraya menyebutnya sebagai bentuk diskriminasi serta berlawanan dengan hukum bisnis Jepang.
Editor: Anton Suhartono