Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serangan Militer Koalisi Arab Saudi ke Yaman Tewaskan 20 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Houthi Gempur Fasilitas Minyak dan Gas Arab Saudi Pakai Rudal dan Drone, Tak Ada Korban

Minggu, 20 Maret 2022 - 17:02:00 WIB
Houthi Gempur Fasilitas Minyak dan Gas Arab Saudi Pakai Rudal dan Drone, Tak Ada Korban
Pemberontak Houthi menyerang fasilitas minyak dan gas Saudi menggunakan rudal dan drone (Foto: Militer Houthi via Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Pemberontak Houthi Yaman menyerang fasilitas energi dan desalinasi air Arab Saudi pada Sabtu malam hingga Minggu (20/3/2022). Serangan menggunakan rudal dan drone itu menyebabkan kerusakan fasilitas minyak milik perusahaan Aramco tanpa adanya korban. Perusahaan memastikan serangan itu berdampak pada pasokan minyak.

Koalisi pimpinan Saudi menyatakan, pihaknya berhasil merontokkan rudal dan drone Houthi menggunakan sistem pertahanan udara, namun serpihan yang jatuh ke darat menyebabkan kerusakan material.

Serangan menargetkan fasilitas penyulingan air laut menjadi air tawar atau desalinasi di Al Shaqeeq, fasilitas distribusi minyak Aramco di Jizan, pembangkit listrik di Dhahran Al Janub, fasilitas gas di Khamis Mushait, dan fasilitas gas alam cair Aramco di Yanbu.

Penyelidikan awal mengungkap, Houthi menembakkan rudal jelajah buatan Iran ke fasilitas desalinasi dan pusat distribusi minyak Aramco di Jizan. Sistem pertahanan udara Saudi mencegat dan menghancurkan rudal balistik serta sembilan drone.

"Serangan musuh dan serpihan yang dihasilkan dari pencegatan menyebabkan beberapa kerusakan material di fasilitas, mobil, serta rumah sipil. Tidak ada korban jiwa sampai saat ini," kata juru bicara koalisi, Turki Al Malki, dikutip dari Reuters.

Media pemerintah Saudi mengunggah foto dan video serpihan proyektil, mobil, dan bangunan yang rusak, serta petugas pemadam yang memadamkan api.

CEO Aramco Amin Nasser menegaskan, kerusakan yang dialami pihaknya tak berdampak pada suplai bahan bakar.

"Ada beberapa serangan pada pagi hari terhadap fasilitas kami. Untungnya tidak ada korban luka atau nyawa dan tidak berdampak pada pasokan terhadap konsumen," kata CEO Aramco, Amin Nasser, dikutip dari Reuters.

Sementara itu Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan pasukannya telah menembakkan rudal balistik serta drone ke fasilitas Aramco di Ibu Kota Riyadh, Yanbu, dan daerah lain. Pengeboman itu disusul dengan serangan terhadap target vital di wilayah Saudi lainnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut