Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aliansi Pakta Pertahanan Makkah Dekati Iran, Bahas Keamanan Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Houthi Serang 2 Kota Suci, Sheikh Sudais: Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:38:00 WIB
Houthi Serang 2 Kota Suci, Sheikh Sudais: Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah!
Sheikh Abdulrahman Al Sudais mengecam keras serangan Houthi yang disebut menargetkan Makkah dan Madinah (Foto: SPA)
Advertisement . Scroll to see content

MAKKAH, iNews.id - Kepala Kepresidenan Urusan Agama Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman Al Sudais, mengecam keras serangan kelompok Houthi yang disebut menargetkan Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Dia menegaskan, keamanan dan kesucian dua kota suci umat Islam tersebut merupakan garis merah yang tidak boleh dilanggar.

Sheikh Sudais menyebut serangan tersebut sebagai tindakan kriminal yang menunjukkan niat jahat Houthi terhadap umat Islam dan tempat-tempat suci di Arab Saudi. Dia juga menilai agresi tersebut sebagai pelanggaran mencolok terhadap syariat Islam serta penghinaan terhadap norma-norma kemanusiaan internasional.

Pernyataan keras itu disampaikan setelah Houthi meluncurkan rudal lintas perbatasan pada Sabtu (24/10/2026). Sistem pertahanan udara Arab Saudi mencegat dua rudal balistik dalam serangan tersebut.

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi melaporkan, tim tanggap darurat mengamankan puing-puing rudal yang berjatuhan di sejumlah wilayah. Lokasi yang terdampak antara lain Wadi Al Mughammas di Makkah, lingkungan Al Nuzha di Jeddah, Wadi Jalil di Taif, serta Pusat Masturah di Rabigh.

Sheikh Sudais menegaskan, keamanan Dua Masjid Suci, yakni Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, tidak boleh menjadi sasaran serangan. Kedua tempat tersebut memiliki kedudukan penting bagi umat Islam di seluruh dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut