Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratas di Istana, Prabowo Tunjuk Menko PMK Pratikno Koordinator Penanganan Bencana
Advertisement . Scroll to see content

Hujan Deras Picu Banjir di Ibu Kota, Seorang Nenek Tewas di Ruang Bawah Tanah

Kamis, 08 Desember 2022 - 14:29:00 WIB
Hujan Deras Picu Banjir di Ibu Kota, Seorang Nenek Tewas di Ruang Bawah Tanah
Ibu kota Portugal, Lisbon diterjang banjir akibat hujan deras. (Foto: portugalresident)
Advertisement . Scroll to see content

LISBON, iNews.id - Ibu kota Portugal, Lisbon diterjang banjir akibat hujan deras. Seorang warga tewas, sejumlah mobil hanyut dan beberapa bangunan terendam air. 

Hujan deras yang melanda Lisbon memaksa pemerintah menetapkan siaga tinggi pada Rabu (7/12/2022) malam. Pemerintah memaksa warganya untuk tetap tinggal dalam rumah.   

Komandan Perlindungan Sipil, Andre Fernandes, pada konferensi pers mengatakan seorang wanita berusia 55 tahun tewas di ruang bawah tanah yang terendam banjir di Alges, dekat Lisbon. Suaminya, yang juga berada di ruang bawah tanah, berhasil diselamatkan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan rumah mereka selama periode hujan lebat ini," kata Fernandes. 

Dia pun mendesak warag yang tinggal di daerah dataran rendah untuk mencari perlindungan yang lebih aman.

Badan cuaca Portugis, IPMA menempatkan Lisbon serta distrik tetangga Santarem dan wilayah Algarve selatan pada peringatan cuaca merah. Curah hujan yang tinggi dan angin kencang yang melanda kawasan-kawasan tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga Jumat (9/12/2022).

Di Lisbon, otoritas Perlindungan Sipil telah melaporkan ratusan insiden terkait hujan deras dan banjir. Di antaranya jalanan, stasiun kereta, teater dan bahkan rumah sakit yang terendam banjir. Pihak berwenang terpaksa menutup jalan dan terowongan.

Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan banjir di beberapa bagian di Bandara Lisbon. Bahkan akibat banjir, dua penerbangan terpaksa dialihkan.

Kantor Wali Kota Lisbon juga meminta warga tetap berada di dalam rumah. Wali Kota Carlos Moedas mengunjungi beberapa daerah banjir, dan mengatakan pekerjaan untuk membangun terowongan drainase sepanjang lima kilometer (3,11 mil) sangat penting dan harus segera dimulai.

"Perubahan ini (akibat pemanasan global) sangat buruk. Kita harus siap," kata Moedas. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut